Dark/Light Mode

Rumah Sakit Kota Bogor Hampir Terisi Penuh Pasien Covid-19

Selasa, 8 Desember 2020 08:55 WIB
Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim
Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah Kota (Pemkot)  Bogor akan menambah kapasitas tempat tidur untuk pasien positif Covid-19 karena tingkat keterisian tempat tidur di rumah sakit sudah hampir penuh.

Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim mengatakan, tingkat keterisian tempat tidur untuk pasien positif Covid-19 dengan gejala sedang hingga berat dari 455 tempat tidur yang tersedia sudah terisi mencapai 90 persen.

"Tingkat keterisian tempat tidur di ruang ICU untuk pasien positif dengan gejala berat dari 20 tempat tidur juga sudah terisi mencapai 90 persen," katanya, Dedie dikutip Antara, Senin (7/12).

Baca juga : Wali Kota Samarinda Dinyatakan Sembuh Dari Covid-19

Sedangkan, tingkat keterisian Gedung PPSDM milik Badan Narkotika Nasional (BNN) di Lido Kabupaten Bogor, untuk pasien positif Covid-19 dengan gejala ringan atau tanpa gejala, sudah terisi mencapai 60 persen dari 100 tempat tidur.

Menurut Dedie, Pemkot Bogor berupaya meningkatkan kapasitas tempat tidur untuk pasien positif Covid -19, opsinya adalah dengan menambah kapasitas tempat tidur di RSUD atau mencari lokasi lain pada aset milik Pemkot untuk menjadi cabang RSUD.

Seperti, memanfaatkan Puskesmas yang memiliki ruang rawat inap untuk ditambah tempat tidur, peralatan medis dan tenaga medis.

Baca juga : Kadin DKI Ajak Warga Dukung Vaksin Covid-19

Beberapa Puskesmas yang diperhitungkan adalah Puskesmes Kecamatan Tanah Sareal di dekat Dinas Kesehatan Kota Bogor, Puskesmas Kelurahan Cipaku di Kecamatan Bogor Selatan, atau Puskesmas Kelurahan Mekarwangi di Kecamatan Tanah Sareal.

"Puskesmas ini adalah aset Pemkot Bogor dan selama ini sudah berfungsi menjadi pelayanan kesehatan dan akan difungsikan sebagai cabang RSUD," katanya.

Opsi lainnya, adalah hotel untuk tempat isolasi pasien positif dengan gejala ringan.Gelanggang Olah Raga (GOR) Pajajaran juga menjadi opsi untuk menjadi cabang RSUD. "Opsi-opsi tersebut sedang dalam pembicaraan untuk mencari opsi terbaik," katanya. [FIK]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.