Dark/Light Mode

Jokowi Optimistis Tahun 2021 Jadi Momentum Untuk Bangkit Dan Bertransformasi

Kamis, 21 Januari 2021 13:50 WIB
Presiden Jokowi saat menjadi pembicara kunci dalam Kompas100 CEO Forum Tahun 2021di Istana Negara, Jakarta, Kamis (21/1). (Foto: Sekretariat Kabinet)
Presiden Jokowi saat menjadi pembicara kunci dalam Kompas100 CEO Forum Tahun 2021di Istana Negara, Jakarta, Kamis (21/1). (Foto: Sekretariat Kabinet)

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Joko Widodo membuka Kompas100 CEO Forum Tahun 2021, Kamis (21/1), secara virtual dari Istana Negara, Jakarta. Pada pelaksanaan untuk ke-11 kalinya ini, Kompas100 CEO Forum mengusung tema ‘Lets Collaborate; Rising in Pandemic Era”.

Dalam sambutannya, Jokowi menggaungkan optimisme untuk seluruh pihak bergerak di tengah situasi sulit akibat pandemi Covid-19 saat ini dan menjadikan tahun 2021 sebagai momentum untuk bangkit dan bergerak menuju negara maju.

Berita Terkait : Jokowi: Kemitraan Usaha Besar-UMKM Kerek Pertumbuhan Ekonomi

“Ini adalah masa yang sulit. Semua negara, 215 negara, mengalami hal yang sama seperti kita alami. Ke depan, tantangan dan peluang-peluang yang ada ini harus kita hadapi dan kita raih,” ujarnya.

Jokowi menyampaikan sejumlah peluang dan tantangan yang harus  bersama dihadapi. Mulai dari upaya dan peluang di jangka pendek, menengah, hingga jangka panjang.

Berita Terkait : Jokowi Perintahkan BNPB, TNI Dan Polri Segera Kirim Bantuan Untuk Korban Banjir Di Kalsel

Dalam jangka pendek misalnya, bantuan sosial serta bantuan bagi pelaku UMKM akan terus dilanjutkan. protokol kesehatan dan vaksinasi Covid-19 juga termasuk tantangan dan upaya yang akan diwujudkan dalam jangka pendek ini.

Kemudian, dalam jangka menengah, Jokowi berbicara soal industri yang bakal dapat berkembang di masa pandemi saat ini. Tentunya hal tersebut harus disertai dengan perubahan-perubahan perilaku yang selaras dengan protokol kesehatan di masa pandemi.

Berita Terkait : Jokowi Warning Kelangkaan Kedelai, Mentan Manggut-manggut

“Kalau ada yang bertanya, industri apa sih yang akan bertahan saat pandemi Covid-ini? Kalau kita lihat, saya melihat, dan ini perlu terus kita kembangkan; satu pangan, yang kedua farmasi dan rumah sakit, ketiga teknologi jasa keuangan dan pendidikan,” ungkapnya.
 Selanjutnya