Dark/Light Mode

Vaksinasi Covid-19 Per Klaster Terus Didorong

Jokowi: Harus Jelas Siapa Yang Didahulukan

Kamis, 11 Februari 2021 13:23 WIB
Vaksinasi Covid-19 Per Klaster Terus Didorong Jokowi: Harus Jelas Siapa Yang Didahulukan

 Sebelumnya 
Sejauh ini, vaksinasi Covid-19 baru dilakukan di 42 negara. Salah satunya adalah Indonesia. Patut disyukuri, Indonesia sudah berhasil mendapatkan komitmen 426 juta dosis vaksin. 

"Ahamdulillah, karena sejak awal, sejak Agustus, kita sudah lakukan pendekatan dengan produsen-produsen vaksin," katanya.

Baca juga : Tekan Covid, Kiai Munif Dukung Gerakan Jateng Di Rumah Saja

"Bukan barang mudah, karena semua negara rebutan. Oleh sebab itu, vaksinasi harus tepat sasaran, tepat target betul, jangan sampai meleset," imbuh Jokowi.

Komitmen pengiriman vaksin yang dimaksud, antara lain diperoleh dari perusahaan farmasi China Sinovac, pabrik vaksin AS-Kanada Novavax, perusahaan Inggris AstraZeneca, serta perusahaan gabungan Jerman dan Amerika Serikat Pfizer-BioNTech.

Baca juga : Hari ini, Vaksinasi Covid-19 Tahap Pertama di Kab Bogor Resmi Dimulai

Pemerintah Indonesia juga akan mendapat pasokan vaksin Novavax dan AstraZenica melalui kerja sama multilateral WHO dan Aliansi Vaksin Dunia (Covax-GAVI).

Indonesia sudah menerima kiriman tiga juta dosis vaksin siap pakai dari Sinovac. Selain itu, Sinovac juga sudah mengirimkan bahan baku 25 juta dosis vaksin dengan cadangan sebanyak 2,5 juta dosis yang akan diolah oleh PT Bio Farma (Persero) di Bandung, Jawa Barat. [HES]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.