Dark/Light Mode

Sambil Nunggu Kasus Turun

Bali Kudu Jajaki Ekonomi Baru Selain Pariwisata

Minggu, 28 Maret 2021 07:40 WIB
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dalam konferensi pers (26/3). (Foto : Istimewa).
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dalam konferensi pers (26/3). (Foto : Istimewa).

 Sebelumnya 
Pemprov harus berani menjajaki berbagai kegiatan ekonomi baru selain pariwisata. Apalagi, banyak sumber daya alam bernilai ekonomi tinggi yang belum dikelola secara optimal di Bali.

“Jadi, masalah pertanian, ke­lautan, industri harus dimainkan. Misalnya Jembrana, dia punya udang bagus pada pro­gram ikan,” beber Luhut.

Baca juga : Pandemi Covid-19 Membuat 30 Juta UMKM Bangkrut

Dia mendorong kolaborasi dari pihak Kementerian/Lembaga untuk turut membantu Pemprov Bali dalam mensuk­seskan aneka program alter­natif ekonomi daerah.

Di antaranya, dengan mempermudah UMKM da­lam mengakses permodalan hingga penjaminan kredit modal kerja.

Baca juga : Pastikan Siap Lahir Batin Sebelum Divaksin Covid-19

Sementara, Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanoesoedibjo menjelaskan, pertimbangan pe­merintah membuka Bali untuk wisatawan asing tak hanya berkaitan dengan kesepaka­tan kedua pihak, penanganan Covid-19 yang baik dan vaksi­nasi yang berjalan dengan baik. Tapi juga berhubungan dengan penerbangan langsung.

“Ketersediaan direct flight juga menjadi pertimbangan, karena ini mengurangi risiko pe­nyebaran,” jelas Angela. [DIR]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.