Dark/Light Mode

Jokowi Lobi Presiden China Minta Tambah Sinovac

Vaksinasi Mau Digeber Lagi Semoga Pandemi Terkendali

Selasa, 27 April 2021 07:19 WIB
Presiden Jokowi dan Presiden Xi Jinping bertemu sebelum pandemi Corona (Foto: Setpres)
Presiden Jokowi dan Presiden Xi Jinping bertemu sebelum pandemi Corona (Foto: Setpres)

 Sebelumnya 
“Pesan saya ke seluruh jajaran daerah, yuk kita suntikkan vaksin lagi. Kemarin kita rem karena suplai kurang, tapi sekarang suplai untuk Mei akan cukup banyak. Untuk itu, segera kita kembalikan fase penyuntikan seperti sebelumnya,” ujar mantan Direktur Utama PT Inalum (Persero) ini.

Budi Gunadi mengakui, Presiden Jokowi sudah melobi Presiden China Xi Jinping, lewat konferensi virtual. Sehingga kembali mendapat tambahan vaksin Sinovac.

Baca juga : Surati Jokowi, Presiden dan PM Singapura Merasa Sedih Atas Tenggelamnya Nanggala-402

“Ada tambahan vaksin Sinovac yang akan masuk antara 10 juta sampai 15 juta untuk April dan Mei,” ungkapnya.

Selain itu, Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi juga melakukan negosiasi berulang kepada Badan Kesehatan Dunia (World Health Organization/ WHO) dan GAVI untuk pemberian vaksin AstraZeneca.

Baca juga : Vaksinasi April-Mei, Semoga Lancar Dan Menggembirakan

Pada awal Maret 2021, Budi Gunadi mengakui pemerintah tengah mengendalikan laju vaksinasi untuk menjaga ketersediaan vaksin Covid-19. Menurutnya, stok vaksin Indonesia saat itu masih jauh dari cukup.

Eks Direktur Utama Bank Mandiri ini ingin program vaksinasi kembali digencarkan ketika vaksin sudah tiba di Indonesia. Dia mengamini, satu bulan terakhir, program vaksinasi sempat melandai lantaran dosis vaksin mulai menipis.

Baca juga : Anis Matta : Ramadan Jadi Momentum Berbagi Di Tengah Pandemi Corona

Namun, dia memastikan stok vaksin hingga Mei telah tercukupi. Kedatangan vaksin AstraZeneca dan Sinovac yang baru dimaksudkan untuk mengejar target vaksinasi yang harus rampung pada 17 Agustus mendatang.

Berdasarkan data Satgas Covid-19 per 25 April, sebanyak 11.733.923 orang telah menerima suntikan vaksin. Dari jumlah itu, 6.822.304 sudah mendapat suntikan dosis kedua. [DIR]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.