Dark/Light Mode

Quick Count by Litbang Kompas
Anies & Muhaimin
25.23%
Anies & Muhaimin
Prabowo & Gibran
58.47%
Prabowo & Gibran
Ganjar & Mahfud
16.30%
Ganjar & Mahfud
Waktu Update 20/02/2024, 00:17 WIB | Data Masuk 100%

Menperin: Ramadan Momentum Tingkatkan Kejujuran Dan Disiplin

Sabtu, 15 Mei 2021 18:43 WIB
Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita beraama istri saat halalbihalal dengan pejabat Kemenperin. (Foto: ist)
Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita beraama istri saat halalbihalal dengan pejabat Kemenperin. (Foto: ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pada suasana Idul Fitri 1442 Hijriah, Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita menggelar, acara silaturahmi secara virtual dengan jajaran pejabat di lingkungan Kementerian Perindustrian (Kemenperin). Acara halal bihalal dilakukan dengan daring untuk menekan penyebaran Covid-19.

“Dengan pemanfaatan teknologi, substansi silaturahim tetap dapat diraih dengan risiko yang sangat minimal bahkan nihil. Dengan kebesaran dan kelapangan hati kita, insyaallah pelaksanaan silaturahim secara virtual tidak akan mengurangi makna dan kekhidmatan seperti halnya bersilaturahim secara fisik dalam situasi normal,” kata Agus, Sabtu (15/5).

Melalui kesempatan tersebut, Menperin mengajak seluruh pejabat di lingkungan Kemenperin menjadikan puasa Ramadan sebuah momentum untuk meningkatkan kejujuran dan disiplin dalam mengemban tugas-tugas negara, serta bekerja profesional untuk kepentingan rakyat. 

Baca juga : Pramono: Larangan Mudik Tak Hilangkan Kesyahduan Idul Fitri

“Puasa satu bulan telah menempa kita semua untuk berdisiplin dalam beribadah, serta jujur. Saya berharap nilai-nilai puasa tersebut dapat terinternalisasi dan teraktualisasikan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab di Kemenperin yang hakikatnya sebagai pelayan rakyat,” ujar Agus.

Menurutnya, jujur dan disiplin dalam melayani rakyat dapat diimplementasikan dalam hal kualitas dan efektivitas kebijakan, misalnya terkait akurasi data dan informasi, kaidah ilmiah, sedalam apa kebijakan tersebut dapat menyelesaikan masalah, serta outcome-nya sudah diukur dan diteliti secara serius.

“Jika tidak efektif, harus ganti dengan kebijakan yang lebih efektif. Jangan terjebak pada rutinitas,” tegasnya.

Baca juga : Menperin Minta Pembangunan Kawasan Industri Halal Dikebut

Selain itu, kata Agus, kejujuran dan disiplin dalam menjalankan tugas juga dapat dimaknai sebagai sikap anti terhadap segala bentuk praktik korupsi, dan menerapkan prinsip akuntabilitas. 

“Akuntabilitas ini antara lain, mencakup transparansi kinerja organisasi baik pada input, proses, output, dan outcome serta akuntabilitas individu berkenaan dengan komitmen, dan tanggung jawab individu terhadap proses dan hasil,” tegasnya. [DIT]

 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.