Dewan Pers

Dark/Light Mode

Vaksinasi Tahap 3 Dimulai, Masyarakat Diimbau Tak Pilih-pilih Merek

Rabu, 19 Mei 2021 22:11 WIB
Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes Siti Nadia Tarmizi (Foto: Istimewa)
Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes Siti Nadia Tarmizi (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Vaksinasi tahap tiga sudah dimulai. Penyuntikan sudah dilakukan di DKI Jakarta untuk masyarakat umum yang rentan terpapar Covid-19. Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi menyatakan, hal ini menjadi penanda pemerintah mempercepat tahapan vaksinasi untuk melindungi masyarakat rentan.

''Kita ketahui alasan kenapa kita memberikan vaksinasi secara bertahap dan menyusun prioritas ini karena selain mempertimbangkan rekomendasi WHO, juga melihat situasi dan kondisi negara kita,'' ungkap Nadia, dalam keterangan resmi Kemenkes, Rabu (19/5).

Berita Terkait : Kemenkes: Vaksinasi Gelombang 3 Dimulai, Masyarakat Miskin dan ODGJ Jadi Prioritas

Pertimbangan utama dalam menatapkan kelompok sasaran vaksinasi mempertimbangkan ketersediaan vaksin. Kedatangan vaksin yang bertahap yang menjadikan pemerintah menentukan prioritas sejak Januari 2021, saat pelaksanaan tahap pertama lalu hingga sekarang memasuki tahapan ketiga.

''Saat kita memasuki vaksinasi tahap ketiga untuk masyarakat umum, tentunya ada beberapa kriteria yang diperhatikan. Pertama kali yang mendapatkan vaksinasi ini adalah masyarakat rentan dari aspek geo spasial. Artinya yang tinggal di daerah dengan angka kejadian Covid-19 yang tinggi atau zona merah,'' terang Nadia.

Berita Terkait : Piala Eropa Tayang di K-Vision, Masyarakat Diminta Tidak Ngebajak

Selain dilihat dari aspek geo spasial, kriteria masyarakat rentan yang mendapatkan vaksinasi juga dipertimbangkan segi sosial ekonomi lemah dan masyarakat kurang beruntung, serta kelompok marginal Ibu Kota. ''Termasuk penyandang disabilitas dan orang dengan gangguan jiwa. Inilah masyarakat yang paling rentan yang kita dahulukan,'' tambah Nadia.

Nadia kemudian menjelaskan mengenai alasan DKI Jakarta menjadi tempat pertama vaksinasi tahap ketiga. Sebab, kasus di DKI Jakarta cenderung meningkat dan status sosial dan ekonomi masyarakatnya sangat beragam. "DKI Jakarta sudah memulai dan sebenarnya pilot project untuk tahap tiga, yang nantinya kita akan laksanakan secara nasional,'' jelasnya.

Berita Terkait : Qurbanasyik Usung Konsep Mudahkan Masyarakat Beribadah Dan Berdayakan Peternak

Untuk jenis vaksin pada tahap tiga ini, Nadia mengimbau masyarakat tidak pilih-pilih merek. Sebab, semua vaksin yang disediakan pemerintah sama baiknya. Artinya, vaksin yang lolos uji klinik tahap tiga dan masuk daftar WHO. Kualitas keamanan dan manfaatnya sama.

Hingga Selasa (18/5), Indonesia telah menyuntikkan 23,1 juta dosis vaksin untuk sasaran vaksinasi tahap satu dan tahap dua. Dengan dimulainya vaksinasi tahap 3, diharapkan terjadi percepatan untuk cakupan herd immunity bagi 181,5 juta rakyat Indonesia. [USU]