Dark/Light Mode

Quick Count by Litbang Kompas
Anies & Muhaimin
25.23%
Anies & Muhaimin
Prabowo & Gibran
58.47%
Prabowo & Gibran
Ganjar & Mahfud
16.30%
Ganjar & Mahfud
Waktu Update 20/02/2024, 00:17 WIB | Data Masuk 100%

Sandiaga Siapkan Desa Wisata Jadi Lokasi Work From Any Destination

Kamis, 20 Mei 2021 15:44 WIB
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno. (Foto: Instagram @sandiuno)
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno. (Foto: Instagram @sandiuno)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) tengah berupaya menjadikan Bali sebagai tempat Work From Destination.

Hal itu dilakukan sebagai upaya untuk memulihkan ekonomi pariwisata akibat diterjang pandemi Covid-19. Tak hanya Bali, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengatakan, pihaknya juga tengah menyiapkan destinasi wisata lain yang berpotensi menjadi tempat bekerja, seperti desa wisata.

Baca juga : Salut, Raja Salman Dan MBS Jadi Pendonor Organ

"Pada akhirnya kita membuka work from any destination. Termasuk juga dari desa wisata. Jadi, kita buka peluang ini agar masyarakat segera beradaptasi," kata Sandi dalam keterangan tertulisnya, Kamis (20/5).

Sandi menjelaskan Kemenparekraf saat ini tengah mempersiapkan tempat-tempat yang bisa mendukung work from any destination. Karena untuk bisa mendukung program tersebut, destinasi wisata harus memiliki fasilitas komplit.

Baca juga : Prokes Desa Wisata Diminta Dipelototin

"Termasuk fasilitas wifi. Fasilitas lainnya juga harus menunjang," terang Sandi yang biasa disapa Mas Menteri itu.

Untuk bisa memulihkan ekonomi, lanjut Sandiaga, wisatawan nusantara saat ini menjadi pasar utama. Oleh karena itu, perlu ada program yang bisa mendorong masyarakat berwisata. Salah satunya fasilitas untuk work from any destination.

Baca juga : Sandi Bangga Desa Wisata Di NTB Nol Kasus Covid-19

"Kami menyadari, tidak ada peluang wisatawan asing. Terlalu beresiko, dan yang paling memungkinkan adalah menggarap wisatawan nusantara yang sebenarnya secara jumlah dan peluang lebih banyak," tutup mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu. [UMM]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.