Dewan Pers

Dark/Light Mode

Gandeng TNI AL

Kemenhub Siapkan Sarana Prasarana Pelabuhan Patimban

Senin, 7 Juni 2021 13:16 WIB
Pelabuhan Patimban. (Foto: Antara)
Pelabuhan Patimban. (Foto: Antara)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) terus menyiapkan sarana prasarana untuk mendukung kegiatan operasional di Pelabuhan Patimban, Subang, Jawa Barat. Persiapan dilakukan Distrik Navigasi Kelas I Tanjung Priok. 

Direktur Kenavigasian Kemenhub, Hengki Angkasawan mengatakan, ada beberapa hal terkait kenavigasian yang telah disiapkan. Antara lain yang terkait dengan penataan alur pelayaran, Sarana Bantu Navigasi Pelayaran (SBNP), penyampaian berita terkait Maritime Safety Information (MSI) dan juga penyiapan peta laut Indonesia. Baik Electronic Nautical Charts (ENC) maupun peta laut kertas, bekerja sama dengan Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI AL (PUSHIDROSAL). 

"Semua itu merupakan salah satu aspek yang sangat penting dalam mendukung kegiatan operasional Pelabuhan Patimban, yang bertujuan untuk meningkatkan keselamatan pelayaran dan perlindungan lingkungan maritim," katanya, Senin (7/6). 

Berita Terkait : BKS Genjot Percepatan Pembangunan Dan Optimalisasi Pelabuhan Patimban

Hengki menjelaskan, alur pelayaran di Pelabuhan Patimban telah ditetapkan melalui Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 272 Tahun 2020 Tentang Penetapan Alur-Pelayaran, Sistem Rute, Tata Cara Berlalu Lintas, dan Daerah Labuh Kapal Sesuai Dengan Kepentingannya di Alur-Pelayaran Masuk Pelabuhan Patimban. 

“Panjang alur pelayaran di Patimban ini adalah 25 NM, dengan lebar alur 160 s.d. 500 meter, serta dengan kedalaman 10 Meter LWS,” ujarnya. 

Hengki menuturkan, di alur pelayaran Patimban juga telah dilengkapi oleh 15 unit Sarana Bantu Navigasi Pelayaran (SBNP), yang terdiri atas 11 unit Pelampung Suar dan empat pelampung suar sementara, dan direncanakan akan segera dilaksanakan pembangunan tiga Rambu Suar di Pelabuhan Patimban. 

Berita Terkait : Komisi IV Minta Kementan Perbanyak Pelatihan Peternak

Direktorat Kenavigasian juga telah mengeluarkan Maklumat Pelayaran (MAPEL) Nomor 45/Phbl/2021 Tanggal 07 April 2021, untuk menginformasikan keberadaan SBNP kepada para pengguna di Pelabuhan Patimban. 

Hengki juga menjelaskan, Kemenhub telah bekerja sama dengan Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI AL (PUSHIDROSAL) untuk menyiapkan peta laut Indonesia di Pelabuhan Patimban dalam bentuk peta kertas Nomor 528 dan 529 serta Electronic Nautical Charts (ENC) Nomor ID400529 dan ID500528. 

"Peta laut tersebut telah diupdate melalui survey hidrografi dan telah dipublikasikan, sehingga kapal-kapal dapat mengetahui secara detail kondisi kedalaman dan kondisi alur pelayaran di sekitar Pelabuhan Patimban,” jelasnya. 

Berita Terkait : Top, Wamendes Budi Arie Resmikan Taman Bacaan Digital Pertama Di Sorong

Hengki berharap dengan keberadaan sarana prasarana terkait kenavigasian tersebut, selain dapat meningkatkan keselamatan pelayaran dan perlindungan lingkungan maritim, juga dapat memperlancar operasional di Pelabuhan Patimban. [KPJ]