Dark/Light Mode

Untuk Mencapai Kekebalan Kelompok

Jokowi Minta 1 Juta Vaksin Habis Sehari

Kamis, 10 Juni 2021 07:36 WIB
Presiden Joko Widodo saat peninjauan pelaksanaan vaksinasi massal di Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI), Kota Depok, Jawa Barat, Rabu, (9/6). (Foto:Setpres)
Presiden Joko Widodo saat peninjauan pelaksanaan vaksinasi massal di Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI), Kota Depok, Jawa Barat, Rabu, (9/6). (Foto:Setpres)

RM.id  Rakyat Merdeka - Niatan pemerintah untuk mencapai kekebalan kelompok atau herd immunity harus segera terealisasi. Untuk mempercepatnya, Presiden Jokowi meminta vaksinasi dikebut

Permintaan percepatan vaksinasi disampaikan Jokowi saat memantau langsung penyuntikan di Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI), Depok, Jawa Barat.

Jokowi meninjau RSUI setelah sebelumnya melakukan peninjauan Lintas Rel Terpadu (LRT) di Stasiun Taman Mini Indonesia Indah, Pinang Ranti dan Stasiun Harjamukti, Cibubur.

Jokowi tiba di lokasi sekitar pukul 09.30 pagi. Dengan style khasnya, kemeja putih lengan panjang, celana hitam dan sneaker hitam list putih. Dia didampingi Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang berpakaian serupa, dan Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin yang mengenakan batik. Sembari berjalan menyusuri lorong, mereka berbincang.

Saat Jokowi tiba di lokasi pendaftaran, peserta vaksinasi yang tengah menunggu giliran buru-buru menyalakan kamera ponselnya. Antusias sekali!

Berita Terkait : Pantau Vaksinasi Di RSUI, Jokowi Minta Genjot 700 Ribu Suntikan Per Hari

Setelah menyapa peserta dan berdiskusi dengan pihak penyelenggara vaksinasi, Jokowi langsung mengutarakan keinginannya agar vaksinasi dikebut.

“Di bulan Juli kita sudah masuk pada target vaksinasi per hari satu juta orang,” pinta Jokowi saat memberikan pidato.

Untuk bulan ini, mantan Wali Kota Solo itu menargetkan penyuntikan vaksin Covid-19 harus berada di atas angka 500 ribu per hari. “Kita berharap pada Juni ini target untuk vaksinasi per hari 700 ribu,” tuturnya.

Diingatkan eks Wali Kota Solo itu, semangat vaksinasi jangan hanya digelorakan ketika dipantau oleh pemerintah. Tapi, harus terus digelorakan.

“Kita harapkan vaksinasi ini tidak hanya berjalan di sini saja tetapi juga di daerah-daerah lain,” harap mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

Berita Terkait : Kadispar Dan Pelaku Pariwisata Harap Munas Kadin Tetap Di Bali

Karena itu, dia tak bosan mengingatkan target 1 juta vaksin per hari harus segera direalisasikan. Semua daerah diminta menjalankan program vaksinasi setiap hari.

“Saya minta di provinsi lain juga bergerak secara cepat. Tadi saya sudah mendapatkan informasi dari Menteri Kesehatan bahwa hari ini juga dilaksanakan proses vaksinasi di Bandung kemudian di Tangerang yang jumlahnya sangat banyak,” titah Jokowi.

Sosialisasi harus terus dilakukan. Jokowi mengingatkan, tidak ada alasan kurang pasokan karena ketersediaan vaksin mencukupi. Volume kedatangan juga tidak ada hambatan.

Sebelumnya, Budi Gunadi Sadikin mengakui target vaksinasi 1 juta orang per hari tidak mudah. Karena itu, pemerintah harus kerja sama dengan swasta.

“Kami bekerja sama dengan semua orang yang memang mau membantu. Karena 360 juta vaksinasi untuk 180 juta orang di seluruh Indonesia, kami nggak mungkin sendirian,” aku Budi.

Berita Terkait : Sikap Jokowi Sulitkan Firli

Pihaknya juga berupaya menggenjot target keseluruhan penyuntikan vaksinasi Covid-19 ke masyarakat Indonesia hingga akhir Desember 2021. Juli sampai Desember, total vaksin yang tersedia ada 260 juta dosis. “Maka pada bulan depan akan ketat sekali jadwal penyuntikannya,” bebernya.

Dengan stok vaksin sebanyak itu, per hari, bisa disuntikkan 1,5 hingga 1,6 juta dosis vaksin. Target itu meningkat hampir tiga kali lipat dibandingkan dengan imunisasi Covid-19 sekarang. [JAR]