Dewan Pers

Dark/Light Mode

Terbang Ke Sulawesi Selatan

Jokowi Ingin Pastikan Vaksinasi Lancar Jaya

Jumat, 19 Maret 2021 05:31 WIB
Presiden Joko Widodo meninjau kegiatan vaksinasi massal para guru di Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (18/3). (Foto: Setpres)
Presiden Joko Widodo meninjau kegiatan vaksinasi massal para guru di Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (18/3). (Foto: Setpres)

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Jokowi ingin memastikan proses vaksinasi berjalan lancar di luar Pulau Jawa dan Bali. Karena itu, Jokowi meninjau kesiapan pelaksanaan vaksinasi di Sulawesi Selatan (Sulsel), kemarin.

Jokowi meninjau vaksinasi di Puskesmas Ge’tengan, Kelurahan Rante Kalua, Kecamatan Mengkendek, Tana Toraja, Sulawesi Selatan.

Mengenakan celana hitam, sepatu kets hitam list putih dan jaket hoodie merah, Jokowi tampil sporty dan bersemangat.

Eks Wali Kota Solo itu didampingi Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono, Plt Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman dan Bupati Tana Toraja Theofilus  Allorerung .

Setibanya di Puskesmas, Jokowi langsung menyapa sebagian vaksinator yang sudah beratribut standar protokol medis Covid-19. Mereka menyambut sapaan Presiden dengan antusias.

“Saya ingin melihat proses vaksinasi yang ada di sini. Prosesnya berjalan lancar, vaksinator juga sudah siap bersedia,” ucap Jokowi.

Berita Terkait : Rumah Subsidi Tetap Harus Perhatikan Kualitas Hunian

Ada 11 ribu orang yang menjalani vaksinasi serentak di 20 Puskesmas di Tana Toraja. Mereka terdiri dari kelompok lanjut usia (lansia) dan petugas pelayan publik. Di antara mereka, ada juga sopir angkutan kota alias angkot.

Sebelumnya, sudah 6 ribu orang yang disuntik vaksin. Jadi total, 17 ribu orang yang menjalani vaksinasi.

“Kami harapkan terus berproses sampai selesai di kabupaten ini,” ujar mantan Gubernur DKI Jakarta ini dari atas podium.

Jokowi berharap, pemberian vaksinasi massal ini benar-benar mampu menghambat penyebaran Covid-19 di Tana Toraja.

Tetapi seperti biasa, dia mengingatkan, meski vaksinasi telah dilakukan, protokol kesehatan 3M (memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak) tetap harus dilakukan.

Jokowi bergerak menuju ke Bandara Toraja dan bertolak ke Kota Makassar. Di sana, Jokowi juga meninjau pelaksanaan vaksinasi massal. Tepatnya, di Hotel Dalton.

Berita Terkait : Program Vaksinasi Tak Gunakan Vaksin Basi

Dia didampingi Wali Kota Makassar Moh Ramdani Pomanto dan Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman.

Di tempat ini, ada 500 tenaga pengajar yang menjalani vaksinasi.

Jokowi menyebut, ditargetkan 8.000 guru dan tenaga pendidik di Ibu Kota Sulawesi Selatan itu yang akan divaksinasi.

“Apabila semuanya telah selesai, kita harapkan nanti akan ada uji coba tatap muka terbatas,” tutur Jokowi.

Dia berharap, proses vaksinasi ini tidak hanya dilakukan di Sulsel, tapi juga di provinsi-provinsi lain.

Jokowi sudah memerintahkan untuk secepat dan sesegera mungkin melakukan vaksinasi.

Berita Terkait : Penggunaan Vaksin AstraZeneca Ditunda

Utamanya kepada para lansia, pelayan-pelayan publik dan petugas-petugas publik.

“Sehingga bisa mengurangi laju Covid-19 yang ada di negara kita,” tandas Jokowi.

Sementara, Andi Sudirman Sulaiman mengaku sudah mengajak banyak tokoh untuk ikut mensosialisasikan program vaksinasi Covid-19. “Saya kira ini bagian dari sinergitas bersama untuk Sulsel,” tutur Andi.

Dia juga memastikan, vaksin Covid-19 Sinovac aman bagi masyarakat. Sebab, sudah melalui tahap uji klinis.

“Yang perlu diperhatikan, para penerima vaksin ini harus melalui skrining terlebih dahulu. Jika memenuhi syarat baru bisa disuntik vaksin. Tidak perlu takut,” pesan dia.  [JAR]