Dewan Pers

Dark/Light Mode

Pekerja Transportasi Divaksin, Menhub : Bukti Perhatian Luar Biasa Pemerintah

Kamis, 10 Juni 2021 15:48 WIB
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi saat mendampingi Presiden Joko Widodo meninjau kegiatan vaksinasi massal yang dilaksanakan di tiga simpul transportasi, Kamis (10/6). (Foto : Istimewa)
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi saat mendampingi Presiden Joko Widodo meninjau kegiatan vaksinasi massal yang dilaksanakan di tiga simpul transportasi, Kamis (10/6). (Foto : Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mendampingi Presiden Joko Widodo meninjau kegiatan vaksinasi massal yang dilaksanakan di tiga simpul transportasi, Kamis (10/6).

Tiga titik simpul transportasi, yaitu di Terminal Kampung Rambutan, Pelabuhan Tanjung Priok, dan Pelabuhan Sunda Kelapa.

BKS-sapaan akrab Budi Karya mengatakan, vaksinasi massal yang dilakukan di simpul-simpul transportasi adalah bukti perhatian pemerintah kepada para para pelayan transportasi publik.

Berita Terkait : Transformasi Digital Industri Olahraga dan Peningkatan Prestasi Harus Beriringan

 "Kami sangat bersyukur para pelayan transportasi publik bisa mendapatkan kesempatan untuk melaksanakan vaksinasi. Saya mengucapkan terima kasih kepada bapak Presiden dan Kemenkes yang telah memberikan perhatian yang luar biasa bagi mereka,” katanya.

Menhub mengungkapkan, sebelumnya, para pelayan publik transportasi mulai dari pilot, masinis, pramugari, hingga pengemudi angkutan online dan juga para pegawai Kementerian Perhubungan telah mendapatkan alokasi vaksinasi dari Kemenkes.

Vaksinasi ini penting untuk dilakukan agar kepercayaan diri para pelayan publik transportasi semakin meningkat dalam melaksanakan tugasnya. Sehingga kegiatan pelayanan transportasi baik penumpang maupun logistik tetap dapat berjalan dengan baik dan para insan transportasi bisa bertahan dari pandemi ini," tegasnya.

Berita Terkait : Perhatian, 6-28 Juni Ada Rekayasa Lalin Di MH Thamrin!

Presiden Jokowi mengatakan, vaksinasi terhadap para pelaku transportasi dilakukan untuk memberikan perlindungan dari risiko penyebaran Covid-19.

“Kenapa kita lakukan di sini? Karena para pelaku transportasi adalah yang interaksinya sangat tinggi dengan masyarakat, dan kemudian mobilitas ke luar kota juga sangat tinggi, sehingga kita berikan prioritas,” ujarnya.

Sekedar informasi, pemerintah memberikan alokasi vaksinasi di tiga titik simpul transportasi tersebut masing-masing sekitar 1.000 vaksin.

Berita Terkait : Persaingan Infinix VS Xiaomi Menarik Perhatian Netizen

Mereka yang diberikan vaksin diantaranya petugas terminal, anak buah kapal, para pekerja pelabuhan, pekerja bongkar dan muat, kemudian para sopir dan kernet, dan juga pelayan-pelayan publik lainnya yang berada di area simpul transportasi. [KPJ]