Dewan Pers

Dark/Light Mode

Tangani Bencana, Kemensos Gandeng Berbagai Pihak

Kamis, 17 Juni 2021 14:01 WIB
Mensos, Tri Rismaharini meninjau penanganan korban bencana.
Mensos, Tri Rismaharini meninjau penanganan korban bencana.

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Sosial (Kemensos) menggandeng Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Lembaga Swadaya Masyarakat, partai politik, pilar-pilar sosial, serta Kementerian dan Lembaga dalam penanganan bencana.

“Kami tidak bisa bekerja sendirian dalam penanganan bencana. Kemampuan sangatlah terbatas. Makanya perlu bersinergi dengan berbagai pihak terkait,” ujar Menteri Sosial (Mensos), Tri Rismaharini, seperti keterangan yang diterima RM.id, Kamis (17/6/2021).

“Selain itu, Kemensos juga menggandeng media nasional, perusahaan multinasional, platform penggalangan dana digital, serta berbagai komunitas hobi ternama,” tambah Risma 
 
Bagi korban bencana anak-anak, Kemensos memberikan layanan trauma healing. Salah satunya, dengan membangun perpustakaan yang dilengkapi fasilitas free wifi

Berita Terkait : Dongkrak Kompetensi Pekerja, Kemnaker Gandeng 4 Perusahaan Kakap

“Layanan trauma healing bagi anak-anak di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), dengan membangun perpustakaan yang dilengkapi fasilitas free wifi,” terang Mensos. 

Fasilitas free wifi tersebut, merupakan hasil kerja sama antara Kemensos dengan Telkom Indonesia dan donasi dari para pelanggan IndiHome.

“Dengan adanya free wifi di perpustakaan menjadikan anak-anak bisa tetap belajar dengan nyaman, ” ungkap Mensos. 

Berita Terkait : Kembangkan Smart City, Pemkot Palu Gandeng BNI Terapkan Solusi Terintegrasi

Di perpustakaan juga dilengkapi buku-buku bacaan yang bermanfaat tidak hanya mendukung pelajaran di sekolah, tetapi bisa untuk menambah ilmu pengetahuan.

“Pengadaan buku-buku di perpustakaan dengan menggandeng Kompas yang masih diinventarisir kebutuhan apa lagi yang bisa disumbangkan, ” tutur Mensos. 

Mengingat Indonesia berada di kepulauan yang dikelilingi laut dan sungai, menjadi kebutuhan untuk memiliki para personel yang bisa memberikan pertolongan di air. 

Berita Terkait : PSI Tagih Janji Anies Soal Tata Kelola Air Bersih

“Kondisi kepulauan menjadi tantangan untuk memiliki personel yang mampu memberikan pertolongan bagi korban bencana,” ungkap Mensos. [DIR]