Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Ciptakan Ekosistem Digital Dalam Pelayanan Publik, Kemendagri Gandeng Praktisi
Kamis, 8 Juli 2021 15:31 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Direktorat Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan (Ditjen Adwil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sebagai National Representative Indonesia dalam Asean Smart City Network (ASCN), menghadiri 50 Flags Investment Forum di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA).
Dirjen Adwil Kemendagri Safrizal ZA menjelaskan, pihaknya telah mengirim tim dari Direktorat Kawasan Perkotaan dan Batas Negara, untuk mempelajari praktek pelayanan publik di Dubai.
Selama di sana, perwakilan Ditjen Bina Adwil Kemendagri juga bertemu dengan komunitas investor dari UEA dan konsultan global, salah satunya Frost & Sullivan.
Baca juga : Layanan Peti Kemas Lebih Transparan dan Bebas Suap
"Mereka menunjukkan minat yang signifikan terhadap Indonesia dan 26 Pilot Cities dalam program Asean Smart City Network (ASCN). Mudah-mudahan ini segera terealisasi dan memberikan perubahan ke arah yang lebih baik," ujarnya melalui keterangan tertulis, Kamis (8/7).
Menggandeng kementerian/lembaga dan PT Napindo Media Ashatama dalam penyelenggaraan ITE 2021 Expo & Forum, Safrizal menyebut, para konsultan global dan asosiasi industri pendukung akan bahu membahu dalam mengkonsep sebuah platform inovasi terbuka untuk membangun ekosistem digital dalam pelayanan publik.
Hal ini sejalan dengan program kegiatan maturasi perkotaan yang akan dilaksanakan di Indonesia, dengan pilot project DKI Jakarta, Makassar, dan Banyuwangi.
Baca juga : Tuman! Mensos Risma Ancam Pecat Oknum Pendamping PKH Nakal
Hal tersebut juga sesuai dengan yang diatur dalam Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang Perkotaan yang saat ini sedang disusun.
Dalam RPP tersebut, pengukuran indeks kota cerdas akan diukur berdasarkan SNI 37122 yang diadopsi dari ISO 37122.
"Platform ini bertujuan membangun ekosistem produktif dari penyedia solusi, baik di dalam negeri, global, maupun komunitas investor, untuk mewujudkan kota-kota yang cerdas dan berkelanjutan. Tentunya dengan dukungan teknologi dan inovasi untuk meningkatkan layanan publik kepada seluruh masyarakat," tutur Safrizal.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya