Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Prabowo di KTT BRICS: Indonesia Tidak Suka Didikte Kekuatan Tertentu
- Hari Ke-6, Tim SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal di Selat Sunda
- Telkomsel Luncurkan Halo Optima Hadirkan Kuota Hingga 2.000 GB
- Luka Menalo Kecewa, Igor Tolic Minta Maaf
- Roll To Glory FIFA ASEAN Cup 2026 Meriahkan CFD Jakarta
Sebelumnya
Selain itu, Ketua Umum Partai Golkar itu juga meminta para ulama turut menyampaikan ketentuan dan aturan pemerintah pada Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriah.
Salah satunya, mendorong warga yang berada di zona merah atau dalam wilayah PPKM Darurat tidak melaksanakan salat Idul Adha berjemaah.
Baca juga : Mahfud MD: Tangani Pandemi, Pemerintah Butuh Ulama
"Kami mohon para kiai, habaib, ulama mengajak masyarakat untuk mematuhi prokes yang telah ditetapkan dalam pelaksanaan ibadah di rumah ibadah dan penyelenggaran kegiatan keagamaan di zona merah yang mana tingkat penyebaran Covid tinggi, penyelenggaraan salat Idul Adha di masjid, musholla, lapangan ditiadakan," pinta Airlangga.
"Kita hanya dapat salat Idul Adha bersama keluarga di rumah masing-masing sesuai Surat Edaran Menteri Agama," imbuhnya.
Baca juga : Sembuh Dari Covid-19, Begini Kisah Nurul Ghufron
Untuk diketahui, doa bersama ini dilakukan jelang Wukuf Arafah. Islam mengajarkan, pada waktu arafah Allah akan mengabulkan segala doa yang dipanjatkan umatnya.
Terlebih, Indonesia saat ini tengah menghadapi situasi sulit akibat pandemi Covid-19. Acara tersebut dihadiri 33 Ulama khos dari seluruh nusantara. Selain itu, juga dihadiri oleh seluruh pengurus Majelis Ahlul Hidayah yang tersebar di berbagai negara. [TIF]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya