Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Sebelumnya
Selain itu, Ketua Umum Partai Golkar itu juga meminta para ulama turut menyampaikan ketentuan dan aturan pemerintah pada Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriah.
Salah satunya, mendorong warga yang berada di zona merah atau dalam wilayah PPKM Darurat tidak melaksanakan salat Idul Adha berjemaah.
Baca juga : Mahfud MD: Tangani Pandemi, Pemerintah Butuh Ulama
"Kami mohon para kiai, habaib, ulama mengajak masyarakat untuk mematuhi prokes yang telah ditetapkan dalam pelaksanaan ibadah di rumah ibadah dan penyelenggaran kegiatan keagamaan di zona merah yang mana tingkat penyebaran Covid tinggi, penyelenggaraan salat Idul Adha di masjid, musholla, lapangan ditiadakan," pinta Airlangga.
"Kita hanya dapat salat Idul Adha bersama keluarga di rumah masing-masing sesuai Surat Edaran Menteri Agama," imbuhnya.
Baca juga : Sembuh Dari Covid-19, Begini Kisah Nurul Ghufron
Untuk diketahui, doa bersama ini dilakukan jelang Wukuf Arafah. Islam mengajarkan, pada waktu arafah Allah akan mengabulkan segala doa yang dipanjatkan umatnya.
Terlebih, Indonesia saat ini tengah menghadapi situasi sulit akibat pandemi Covid-19. Acara tersebut dihadiri 33 Ulama khos dari seluruh nusantara. Selain itu, juga dihadiri oleh seluruh pengurus Majelis Ahlul Hidayah yang tersebar di berbagai negara. [TIF]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya