Dark/Light Mode

Quick Count by Litbang Kompas
Anies & Muhaimin
25.23%
Anies & Muhaimin
Prabowo & Gibran
58.47%
Prabowo & Gibran
Ganjar & Mahfud
16.30%
Ganjar & Mahfud
Waktu Update 20/02/2024, 00:17 WIB | Data Masuk 100%

Jaga Keamanan Aktivitas Anak Di Dunia Digital Dengan Bimbingan Ortu

Jumat, 23 Juli 2021 15:29 WIB
Webinar Digital Society dengan tema: Keamanan Anak di Dunia Digital Selama Belajar dari Rumah, Kamis (22/7). (Foto: Dok. Kemenkominfo)
Webinar Digital Society dengan tema: Keamanan Anak di Dunia Digital Selama Belajar dari Rumah, Kamis (22/7). (Foto: Dok. Kemenkominfo)

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Jokowi menggaungkan Kebangkitan Nasional Digital di Hari Kebangkitan Nasional, 20 Mei lalu. Di acara yang sama sekaligus dicanangkan 4 Pilar Literasi Digital yang mendasari seluruh gerakan nasional literasi digital di Indonesia, yaitu: digital skills, digital ethics, digital safety, dan digital culture

Berdasarkan hal tersebut, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bersama Gerakan Nasional Literasi Digital Siberkreasi dan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) mengadakan Webinar Digital Society dengan tema “Keamanan Anak di Dunia Digital Selama Belajar dari Rumah”, Kamis (22/7). Webinar ini membahas mengenai langkah konkret yang dapat dilakukan bersama untuk menjaga keamanan anak di dunia digital. 

Baca juga : McDonalds Indonesia Rayakan Hari Anak Nasional secara Virtual

Webinar dibuka dengan keynote speech oleh Dirjen Aplikasi Informatika (Aptika) Kemkominfo Semuel Pangerapan dan Dirjen PAUD, Dikdas, dan Dikmen Kemendikbudristek Jumeri. 

“Literasi digital merupakan kemampuan yang paling krusial dalam menghadapi perkembangan teknologi saat ini. Untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang tidak hanya mengenal teknologi namun juga cermat dalam menggunakannya,” ujar Semuel.

Baca juga : Warga Lintas Agama Bisa Kremasi Di TPU Tegal Alur, Biayanya Gratis

Jumeri menambahkan, di masa belajar dari rumah, peran orang tua sangat penting untuk mengawasi dan mendampingi anak dalam menggunakan gawai dan akses internet. “Dengan pengawasan dan pendampingan orang tua, kita harapkan anak menjadi lebih peka terhadap segala bentuk kejahatan di media sosial dan terhindar dari risiko-risiko kejahatan di dunia maya,” kata Jumeri.

Webinar dilanjutkan dengan pemaparan dari Pengembang Teknologi Pembelajaran Ahli Muda Kemendikbudristek Nurfitriana. Nurfitriana menyampaikan, Kemendikbudristek telah menyediakan beberapa fasilitas pembelajaran daring, contohnya seperti “Rumah Belajar”. Di sini, para tenaga pendidik bisa mengakses sumber-sumber belajar yang aman bagi anak, kreatif, dan gratis. Selain itu Kemendikbudristek juga punya aplikasi seTARA daring dan bantuan kuota internet dengan batasan-batasan keamanan konten yang bisa diakses.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.