Dewan Pers

Dark/Light Mode

Alumni Haji Harus Jadi Katalisator Pembangunan Nasional

Sabtu, 21 Agustus 2021 15:45 WIB
Wamenag, Zainut Tauhid
Wamenag, Zainut Tauhid

RM.id  Rakyat Merdeka - Wakil Menteri Agama (Wamenag),Zainut Tauhid Saadi meminta  masyarakat yang sudah menunaikan ibadah haji bisa menjadi peran penting dalam mengisi kemerdekaan 

"Alumni haji harus dapat menjadi katalisator dari pembangunan masyarakat dan bangsa di tengah pandemi Covid-19," kata Wamenag mewakili Menag, Yaqut Cholil Qoumas pada pembukaan Muktamar Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) ke VII, secara virtual Sabtu (21/8).

“Alumni haji harus terus dijaga kemabruran, semangat, dan perannya serta menjadi haji sepanjang hayat," sambungnya.

Berita Terkait : Dubes Sukmo Harsono, Hadiri Pemakaman ABK WNI Di Panama

Menurut Wamenag, dengan menjadi haji sepanjang hayat, alumni haji akan selalu berperan positif dalam semua aspek kemasyarakatan, pemerintahan, politik, pendidikan, kesehatan, keamanan, dan lainnya. 

Wamenag lalu mengulas hasil penelitian UIN Sunan Kalijaga pada tahun 2012. Riset ini menyimpulkan bahwa jemaah haji memiliki pengaruh besar dalam bidang ekonomi, politik, dan pendidikan pra kemerdekaan. 

Beberapa di antaranya kemudian menjadi pahlawan, penggerak perjuangan kemerdekaan, di antaranya adalah KH Hasyim Asy’ari, KH Ahmad Dahlan, Tuanku Imam Bonjol, A Hasan, H Agus Salim, KH Abdul Wahab Hasbullah, dan HOS Tjokroaminoto.

Berita Terkait : Sinergi dan Kolaborasi Kunci Pemulihan Ekonomi Nasional

Pasca kemerdekaan, harapan orang terhadap kiprah alumni haji juga tetap besar. Mereka menjadi harapan perbaikan kehidupan sosial keagamaan di tengah masyarakat,  termasuk dalam pencegahan pandemi Covid-19.

"Saya mengajak IPHI untuk ikut serta memberikan kesadaran hidup sehat dan disiplin di lingkungan masyarakat. Jangan lelah untuk mengingatkan gerakan 5M, berdoa, dan lakukan vaksinasi," pesan Wamenag.

Ia juga berharap Muktamar ke-VII IPHI ini dapat memberikan sumbangsih nyata dalam pembangunan kemasyarakatan, kesadaran moderasi beragama, serta dapat memberikan masukan bagi penyelenggaraan haji yang lebih baik. "Jadikan organisasi IPHI sebagai tempat mengabdi kepada masyarakat," tandasnya. [MFA]