Dewan Pers

Dark/Light Mode

Wamenag: Ekosistem Digital, UMKM, dan Halal Dukung Kemandirian Pesantren

Sabtu, 16 Oktober 2021 15:05 WIB
Wamenag KH. Zainut Tauhid Saadi saat memberikan sambutan pada Simposium Khazanah Pemikiran Santri Dan Kajian Pesantren Al-Multaqo Ad-Dawliy Lil-Bahts An Afkar At-Thullab Wa-Dirasat Pesantren atau Mu’tamad di Tangerang Selatan, Kamis (14/10). (Foto: Ist)
Wamenag KH. Zainut Tauhid Saadi saat memberikan sambutan pada Simposium Khazanah Pemikiran Santri Dan Kajian Pesantren Al-Multaqo Ad-Dawliy Lil-Bahts An Afkar At-Thullab Wa-Dirasat Pesantren atau Mu’tamad di Tangerang Selatan, Kamis (14/10). (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Agama (Kemenag) menjadikan kemandirian pesantren sebagai salah satu program prioritas. Wakil Menteri Agama (Wamenag) KH. Zainut Tauhid Saadi mengatakan, upaya menguatkan kemandirian pesantren menemukan momentum yang tepat karena ada tiga ekosistem pendukung.

Ketiganya, kata Wamenag, adalah ekosistem digital, ekosistem UMKM, dan ekosistem halal.

Berita Terkait : Menaker Ida Dukung Pendirian BLK Manokwari Selatan

"Pandemi mampu mengakselerasi digitalisasi di berbagai sektor di Indonesia, semua aktivitas ekonomi sebagian besar kini mulai beralih menjadi platform digital, tidak terkecuali di lingkungan pondok pesantren," terang Wamenag saat memberikan sambutan pada Simposium Khazanah Pemikiran Santri Dan Kajian Pesantren Al-Multaqo Ad-Dawliy Lil-Bahts An Afkar At-Thullab Wa-Dirasat Pesantren atau Mu’tamad di Tangerang Selatan, Kamis (14/10).

Hadir, Dirjen Pendidikan Islam M Ali Ramdhani, Direktur PD Pontren Waryono Abdul Ghofur, dan sejumlah Narasumber Kunci Mu’tamad 2021. Acara yang mempertemukan santri, mahasantri dan pegiat pesantren ini berlangsung di Tangerang Selatan, 13-15 Oktober 2021.

Berita Terkait : Kata Taliban, AS Mau Kirim Vaksin Covid Dan Bantuan Kemanusiaan

Momentum kedua, kata Wamenag, adalah ekosistem UMKM. Dunia usaha masyarakat sekitar pesantren sebagian besar adalah dari kalangan UMKM.

"Bila terjadi kolaborasi pesantren dan UMKM di sekitarnya maka akselerasi pemberdayaan ekonomi pesantren dan masyarakat akan bisa terjadi lebih cepat," jelasnya. 

Berita Terkait : Wamenag Ingatkan Teknologi Tak Dapat Gantikan Peran Pendidik

Sedangkan momentum ketiga adalah ekosistem halal. Wamenag melihat, dalam kurun 10 tahun terakhir, ada peningkatan trend industri halal yang cukup tinggi. Oleh karena itu, Wamenag mendorong Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) untuk berkerjasama dengan pesantren dalam memperkuat ekosistem halal di Indonesia.
 Selanjutnya