Dewan Pers

Dark/Light Mode

Luhut Ajak Anak Muda Aksi Nyata Dalam Pengendalian Iklim

Selasa, 19 Oktober 2021 23:29 WIB
Menko Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan dalam acara Climate Leaders Message yang disampaikan virtual, Senin (18/10).
Menko Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan dalam acara Climate Leaders Message yang disampaikan virtual, Senin (18/10).

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Koodinator Kemaritiman dan Investasi (Menko Kemaritiman) Luhut Binsar Pandjaitan mengajak generasi muda melakukan aksi nyata dalam pengendalian perubahan iklim

Aksi nyata pengendalian perubahan iklim tidak hanya bisa dilakukan oleh Pemerintah, tapi setiap orang, termasuk dari generasi muda.

“Harapan saya, generasi muda  betul-betul berkarya dalam bidang lingkungan hidup, karena ini masalah yang serius. Dulu waktu zaman saya muda, ini tidak terlalu dianggap penting, sekarang tidak bisa diabaikan bahwa masalah perubahan iklim ini sangatlah penting,” kata Luhut dalam acara Climate Leaders Message yang disampaikan virtual, Senin (18/10).

Menko Luhut juga menegaskan, bahwa kerja sama dan keterlibatan kementerian/lembaga, dunia usaha, swasta, Pemda, LSM, masyarakat bahkan media, memegang peranan penting dalam pengendalian perubahan iklim.

Berita Terkait : Anak Muda Berperan Dalam Menjaga Pancasila

“Kami berharap melalui pesan yang disampaikan pada Festival Iklim ini, Pemerintah Indonesia mendorong semua pemangku kepentingan untuk mengambil bagian dalam aksi iklim, untuk bersama-sama mencapai target pengurangan emisi dan ketahanan iklim di seluruh negeri menuju Indonesia yang tangguh dan terus berkembang,” katanya.

Luhut mengatakan, Indonesia sangat serius mengendalikan perubahan iklim yang menjadi kepentingan nasional, melalui langkah-langkah kebijakan, pemberdayaan dan penegakan hukum. 

Sejumlah capaian dalam beberapa tahun terakhir di antaranya pengurangan laju deforestasi, pencegahan konversi hutan alam dan lahan gambut, serta pengurangan kebakaran hutan.

KLHK Komitmen Atasi Perubahan Iklim

Berita Terkait : Ini Peran Ganda Hulu Migas Di Tengah Perubahan Iklim

Sementara itu, Menteri LHK, Siti Nurbaya menyampaikan komitmennya  dalam semua agenda kehutanan, seperti karhutla, deforestasi, gambut, konservasi, dan biodiversity.

“Kita sudah 6-7 tahun ini bekerja keras dan kita akan sistematika dengan lebih baik lagi, untuk mencapai dan menjaga pengendalian perubahan iklim,” katanya. 

Lebih lanjut, eks Sekjen DPD RI ini  mengatakan, COP 26 di Glasgow, menjadi titik di mana implementasi akan dimulai. 

Oleh karena itu, menjadi tegas bahwa ke depan semua pihak bekerja, dan mengimplementasikan.“Jadi bukan basa-basi, narasi, dan deklarasi,” tegasnya. [MFA]

Berita Terkait : Bukti Nyata Demokrat Koalisi Dengan Rakyat

__