Dark/Light Mode

Hasil Rekapitulasi KPU
Pemilu Presiden 2024
Anies & Muhaimin
24,9%
40.971.906 suara
24,9%
40.971.906 suara
Anies & Muhaimin
Prabowo & Gibran
58,6%
96.214.691 suara
58,6%
96.214.691 suara
Prabowo & Gibran
Ganjar & Mahfud
16,5%
27.040.878 suara
16,5%
27.040.878 suara
Ganjar & Mahfud
Sumber: KPU

Pengusaha Cantik Asal Lamongan Berbagi Sarapan Murah, Ribuan Warga Antusias

Senin, 11 September 2023 23:10 WIB
Miss Cindy (berkaos hitam) bersama timnya saat menyediakan sarapan murah, di Lamongan. (Foto: Istimewa)
Miss Cindy (berkaos hitam) bersama timnya saat menyediakan sarapan murah, di Lamongan. (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Seorang pengusaha cantik asal Lamongan, Cindy Prasetya, memberikan contoh inspiratif dalam berbagi dengan sesama. Ia memiliki program berbagi sarapan murah di Kota Soto, julukan Kota Lamongan.

Miss Cindy, demikian dia disapa, sudah memulai program ini sejak 2 bulan lalu. Mekanismenya, satu orang hanya membayar Rp 3 ribu dapat menu lengkap beserta minumnya.

"Sebenarnya kita berbagi sudah lama sekali, cuma kita itu selalu jemput bola. Sekarang ini karena sudah mulai stabil, jadi kita stay aja, orang yang datang ke mari. Kalau berbaginya kita sudah sejak 2018. Tapi dimulainya berbagi sarapan ini sudah dua bulan terakhir dan setiap hari," ujar Miss Cindy, di Lamongan, Senin (11/9).

"Ketika berbagi sarapan ini, kita lebih condong ke orang orang sekitar Lamongan, yang mereka gajinya di bawah UMR dan banyak sekali di sini. Jadi tidak harus tukang becak atau pun lainnya. Biasanya kan tukang becak ke lansia dan lain-lain, nah sekarang kita mau berbagi ke orang-orang seperti ibu rumah tangga, anak sekolah, mahasiswa pokoknya yang UMR gajiannya itu rendah," tambah perempuan berusia 31 tahun tersebut.

Miss Cindy mengatakan, sarapan murah ini harus dimakan di tempat alias tidak boleh dibawa pulang. Menurutnya, hal ini dilakukan agar nilai kebersamaan antar warga dapat terjaga.

Baca juga : Dharma Wanita PAM Jaya Berikan Tabungan Pendidikan Bagi Puluhan Warga Marunda Kepu

"Dapat seporsi nasi dan minuman. Kalau dijual itu harga Rp 18 ribu, kalau di sini cuma Rp 3 ribu aja. Artinya mereka bisa save Rp15 ribu setiap hari," ujar Miss Cindy.

Dia mengaku punya tim masak sendiri. “Jadi, Rp 3 ribu itu buat timku yang masak, dan yang jual seperti ini. Jadi setiap hari saya gelontorkan uang untuk berbagi," imbuhnya.

Kenapa angkanya Rp 3 ribu. Kata Miss Cindy, timnya ada 15 orang. “Jadi, biar mereka dapat rata. Kalau Rp 2 ribu mereka nggak dapat rata," terangnya.

Miss Cindy menambahkan, dirinya berencana menggelar program ini di beberapa titik di Lamongan. Terutama di kecamatan atau pedesaan yang memang program ini sangat tepat sasarannya dan sangat dibutuhkan.

"Minggu pertama 500 orang hadir, tapi karena membludak banget sekarang sudah 1.000 orang. Alhamdulillah bulan besok kita akan nambah kuota lagi di tempat yang berbeda," terangnya.

Baca juga : Pangdam Brawijaya Saksikan Langsung Lomba Karapan Sapi Piala Panglima TNI

Program ini buka setiap Senin-Jumat. “Seharusnya kita buka dari jam 7-9 tapi karena dari jam 5 udah ada yang antri jam 7 kadang sudah habis. Menunya ada kare, rawon, seng-sengan, pecel, banyak lah,” terangnya.

Prinsip Berbagi dan Bisnis Skin Care

Tak hanya sarapan murah, Miss Cindy pun memiliki banyak program berbagai yang membantu warga, khususnya di Lamongan. "Kita satu bulan ada bagi 1.000-2.000 sembako, bedah rumah sebulan atau 2 bulan sekali, seminggu sekali berbagi ke anak yatim piatu 100-200 di berbagai yayasan," tuturnya.

Miss Cindy, yang merupakan pengusaha skin care KF Beauty memang memegang prinsip teguh soal berbagi. "Kita bekerja itu hampir 30 persen untuk berbagi. Kita dari awal berbisnis tujuannya untuk banyak berbagi, mending keluarin banyak uang untuk berbagi," terangnya.

Dia menjelaskan, meskipun omset skin care-nya, berbagi tetap jalan. Sebanyak 30 persen laba untuk berbagi. Langkah berbaginya ini juga bukan untuk tujuan menjadi Caleg. “Kita tetap berbagi, karena kalau kita beramal kita nggak akan rugi," tutup Miss Cindy.

Warga Sangat Antusias

Program berbagi Miss Cindy sangat terasa bagi warga. Salah satunya oleh Ibu Sumiyati (50 tahun) asal Lamongan.

Baca juga : Bank DKI Bagikan Ribuan Kartu Bansos Untuk Rakyat

"Saya awalnya dapat info dari tetangga ada sarapan murah. Saya datang langsung dan cicipi makanannya enak banget," ucapnya.

Setelah itu, dia mengajak tetangga untuk ikut. “Memang dari mulut ke mulut. Daripada saya repot pagi-pagi menyiapkan sarapan, ini setiap Senin-Jumat hanya bayar Rp 3 ribu, saya bisa kenyang dengan lauk pakai ayam, telor, pecel, rawon, plus minum. Terima kasih Miss Cindy," tutupnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.