Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Ini Kisah Konjen RI Cape Town, Afrika Selatan (8)
Jejak Dakwah Dan Kebudayaan Nusantara Di Cape Town
Minggu, 28 Juli 2024 10:32 WIB
Sebelumnya
Islam terus berkembang di Afrika Selatan. Jumlah masyarakat Muslim di Afrika Selatan saat ini mencapai sekitar 1.050.000 orang atau 1,2 persen dari penduduk Afrika (62 juta).
Angka tertinggi penduduk Muslim tinggal di provinsi Western Cape sebesar 6,6 persen dari jumlah penduduk provinsi, diikuti oleh provinsi Kwazulu-Natal dan Gauteng sekitar 1,5 persen. Sementara provinsi lain (Afrika Selatan memiliki sembilan provinsi) rata-rata di bawah 1 persen.
Meskipun hanya sekitar 1,2 persen, masyarakat Muslim memberikan kontribusi signifikan sebesar 12 persen dari aktivitas perekonomian Afrika Selatan.
Baca juga : Diplomat RI Di Negeri Ginseng: Antara Soju, Protokol, Dan Semenanjung Korea
Dalam acara Ifthar di Tuscany Gardens, Cape Town, pada tanggal 5 April 2024, bersama para imam, pemuka agama, tokoh masyarakat, dan Konsul Jenderal Indonesia dan Turki, Wapres Afrika Selatan HE Paul Mashatile menyatakan, "Masyarakat Muslim memainkan peran penting dalam membentuk sejarah Afrika Selatan dan mewujudkan Afrika Selatan yang lebih baik." Masyarakat Muslim berperan penting membangun kohesivitas dan inklusivitas masyarakat Afrika Selatan.
Kunjungan Presiden RI Ke Afrika Selatan
Seminggu setelah ketibaan di Cape Town, Tudi bersama beberapa rekan diplomat KJRI Cape Town ke Johannesburg untuk mendukung tim KBRI Pretoria di bawah pimpinan Dubes Saud P. Krisnawan terkait Kunjungan Presiden Ir. Joko Widodo ke Afrika Selatan untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS di Afrika Selatan, pada 22-24 Agustus 2023.
Kunjungan tersebut merupakan yang pertama bagi Presiden RI ke Afrika Selatan.
Baca juga : Debut Diplomat Di Wina, Dari Jari Terjepit Hingga Bersinar Di UNIDO
Cape Town - Johannesburg berjarak 1.398,2 km. Perjalanan Cape Town - Johannesburg ditempuh via darat sekaligus untuk membawa dukungan mobil bagi delegasi. Infrastruktur jalan sepanjang perjalanan sangat mapan dan mulus seperti layaknya jalan tol.
Di sepanjang perjalanan terlihat bukit-bukit dan dataran yang banyak berupa savana atau pohon-pohon perdu. Di saat malam, benar-benar gelap, tidak ada listrik, dan hampir tidak dijumpai rumah-rumah penduduk.
Pekatnya kegelapan malam tersibak oleh cahaya bulan, bintang-bintang di langit, dan sorot lampu-lampu mobil yang kadang lewat.
Baca juga : Menggapai Asa Di Tengah Prahara
Kunjungan Presiden ke Afrika Selatan berlangsung sukses dan semakin memperkokoh hubungan dan kerja sama bilateral Indonesia-Afrika Selatan. Di sela-sela kunjungan telah diselenggarakan Business to Business Meeting antara Indonesia dan Afrika Selatan dan dilakukan penandatanganan dua buah MoU, yaitu:
- MoU antara PT Pindad Indonesia dan Rheinmetal Denel Munition RF Ltd. untuk kerja sama industri pertahanan spesifik.
- MoU antara PT FKS Multi Argo Tbk dan Export Trading Group (ETG).
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya