Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
AS Umumkan Visi Indo Pasifik Di Tengah Ketegangan Ukraina
Selasa, 15 Februari 2022 19:57 WIB
Sebelumnya
Ketegangan antara Ukraina dan Rusia telah membara sejak 2014. Saat itu, Ukraina menggulingkan presidennya yang pro-Rusia dan militer Rusia menyeberang ke wilayah Ukraina, mencaplok Krimea dan mengobarkan pemberontakan oleh separatis di Ukraina timur.
Baca juga : Lestari: Waspadai Titik Lengah Penyebaran Virus Corona
Gencatan senjata yang lemah dicapai pada tahun 2015, tetapi perdamaian sulit dicapai di tengah perang yang telah menewaskan lebih dari 13.000 tentara dan warga sipil. Posisi Kremlin terhadap tetangganya semakin keras.
Baca juga : Pulau Pramuka Perketat Pengawasan Kedatangan Pemumpang Kapal
Putin beranggapan, Ukraina pada dasarnya adalah bagian dari Rusia, secara budaya dan historis. Kekhawatiran muncul pada akhir Oktober 2021, ketika Ukraina menggunakan drone bersenjata untuk menyerang howitzer yang dioperasikan separatis yang didukung Rusia di Ukraina timur.
Baca juga : Kena Imbas Ketegangan Rusia-Ukraina, Rupiah Loyo
Rusia menyebut serangan itu sebagai tindakan destabilisasi yang melanggar perjanjian gencatan senjata.[MEL]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya