Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Prabowo di KTT BRICS: Indonesia Tidak Suka Didikte Kekuatan Tertentu
- Hari Ke-6, Tim SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal di Selat Sunda
- Telkomsel Luncurkan Halo Optima Hadirkan Kuota Hingga 2.000 GB
- Luka Menalo Kecewa, Igor Tolic Minta Maaf
- Roll To Glory FIFA ASEAN Cup 2026 Meriahkan CFD Jakarta
Omicron Makin Mengganas
Presiden China Cawe-cawe Perangi Covid Di Hong Kong
Kamis, 17 Februari 2022 08:10 WIB
Sebelumnya
Dia mengatakan, Pemerintah Hong Kong harus memobilisasi semua kekuatan dan sumber daya untuk untuk memastikan keselamatan dan kesehatan di kota dengan 7,5 juta penduduk itu.
Apalagi, Hong Kong telah mengadopsi strategi virus Corona ‘nol dinamis’ yang sama dengan China daratan untuk menekan semua wabah. Tetapi kecepatan penyebaran varian Omicron membuat pihak berwenang bingung dan kewalahan.
Baca juga : Fintech Dan Perbankan Bagai Adik Dan Kakak
Bahkan Carrie Lam mengatakan, mereka tidak dapat lagi mengikuti protokol kesehatan. Seperti melakukan tes Covid-19 dan isolasi warga yang positif di pusat-pusat fasilitas kesehatan.
Xi berjanji akan membantu kota itu meningkatkan pengujian, perawatan dan kapasitas karantina, hingga menyediakan kebutuhan pokok seperti sayuran segar.
Baca juga : Lawan Covid, Jangan Kendor!
Sebelumnya, Hong Kong telah melakukan pembatasan perbatasan sekitar dua tahun. Pusat keuangan dan bisnis global itu telah menjadi salah satu kota besar paling terisolasi di dunia.
Tempat publik, seperti gereja, pub, sekolah dan pusat kebugaran tetap ditutup. Makan di restoran tidak diperbolehkan setelah pukul 18:00. Para karyawan juga bekerja dari rumah. Sejumlah bisnis juga terpaksa ditutup, karena terpukul pandemi dan protes anti Pemerintah pada 2019. [DAY]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya