Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
Pasukan Respons NATO Tiba Di Romania, Mau Manas-manasin Rusia?
Selasa, 1 Maret 2022 22:14 WIB
Sebelumnya
Sejauh ini, PBB melaporkan, setidaknya 136 warga sipil, termasuk 13 anak-anak, tewas di Ukraina dan 400 lainnya, termasuk 26 anak-anak, terluka. Serta sekitar 660.000 orang telah meninggalkan Ukraina ke negara-negara tetangga.
Baca juga : Pastikan WNI Selamat Keluar Dari Ukraina, Kemlu Gandeng Banyak Pihak
Sebelumnya, Presiden Rusia Vladimir Putin dari awal konflik Rusia Ukraina yang menjadi fokusnya adalah wilayah Ukraina Timur. Dalam pidato saat mendeklarasikan operasi militer di Donbass, Ukraina Timur, Putin menjelaskan alasannya.
Baca juga : Gejalanya Memang Ringan, Tapi Jangan Sepelekan Omicron
Putin mengatakan hal itu dilakukan untuk melindungi rakyat Rusia yang ada di kawasan Timur Ukraina itu. Menyusul Rusia mengakui Donetsk dan Lunhansk sebagai wilayah merdeka.[MEL]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya