Dark/Light Mode

Dubes Rusia Lyudmila Vorobieva Puji Kepemimpinan Indonesia Di G20

Jumat, 1 April 2022 08:14 WIB
Dubes Rusia untuk Indonesia, Lyudmila Vorobieva dalam diskusi di Kopi Timur, Pondok Kelapa, Jakarta Timur, pada Rabu (30/3)
Dubes Rusia untuk Indonesia, Lyudmila Vorobieva dalam diskusi di Kopi Timur, Pondok Kelapa, Jakarta Timur, pada Rabu (30/3)

RM.id  Rakyat Merdeka - Indonesia dinilai bisa memposisikan diri sebagai pihak netral saat menjadi Ketua Group of Twenty (G20). Hal itu disampaikan Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Lyudmila Vorobieva, dalam diskusi publik bertajuk Kondisi Kemanusiaan Dalam Konflik Rusia-Ukraina di Jakarta, Rabu (30/3).

Indonesia memang memutuskan tetap mengundang Rusia dalam pertemuan tingkat tinggi G20 di Nusa Dua, Bali, Oktober nanti.

Meski banyak desakan agar Indonesia memboikot Rusia, namun sebagai Ketua G20, Indonesia tetap melibatkan Rusia, tanpa pengecualian. Pujian pun dilontarkan Dubes Vorobieva di tengah sentimen negatif sejumlah negara Barat yang berharap Rusia bisa didepak dari keanggotaan G20.

Baca juga : Dubes Rachmat Budiman Bangga, Putri Kerajaan Thailand Promosikan Indonesia

Menurut Vorobieva, diskusi mengenai ekonomi global tanpa Rusia dalam konteks g20 sangat tidak mungkin dilakukan.

“Rusia menguasai sektor ener gi yang sangat vital bagi seluruh dunia. akan sangat rugi kalau rusia dihapus dari peserta diskusi,” ujar Dubes perempuan itu.

Pekan lalu, Presiden Amerika Serikat Joe Biden mengatakan, Indonesia juga harus mengajak Ukraina jika ingin tetap mengundang Rusia ke KTT G20 Bali.

Baca juga : Ketemu Dubes Rusia, Gus Muhaimin Dorong Perdamaian Di Ukraina

Menanggapi hal ini, Vorobieva mengingatkan, Ukraina bukan anggota g20 dan tidak bisa dibandingkan perannya dengan yang sudah dilakukan Rusia.

“Kami sangat mengapresiasi posisi yang sangat seimbang dari Pemerintah Indonesia. Karena kami setuju dengan Indonesia, bahwa G20 bukan forum untuk mendiskusikan krisis politik. G20 harus fokus pada ekonomi dan keuangan global,” tegasnya.

Mengenai Presidensi G20, Rusia mendukung prioritas Indonesia, terutama di bidang kesehatan dan pemulihan ekonomi pascapandemi, ekonomi digital serta transisi energi. Vorobieva menilai, prioritas itu merupakan isu yang sangat penting saat ini.

Baca juga : Mikael Jasin Perkenalkan Biji Kopi Indonesia Di World Expo 2020 Dubai

“Tentu saja, harus didiskusikan dengan G20. Yang paling penting bagi Rusia, kehadiran Indonesia sebagai suara dari negara berkembang yang harus didengar,” lanjutnya.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.