Dark/Light Mode

Hasil Rekapitulasi KPU
Pemilu Presiden 2024
Anies & Muhaimin
24,9%
40.971.906 suara
24,9%
40.971.906 suara
Anies & Muhaimin
Prabowo & Gibran
58,6%
96.214.691 suara
58,6%
96.214.691 suara
Prabowo & Gibran
Ganjar & Mahfud
16,5%
27.040.878 suara
16,5%
27.040.878 suara
Ganjar & Mahfud
Sumber: KPU

Tak Tenggelam Dalam Krisis Rusia-Ukraina

China Puji Indonesia

Kamis, 17 Maret 2022 08:04 WIB
Menteri Luar Negeri China Wang Yi (Foto Reuters via Japan Times)
Menteri Luar Negeri China Wang Yi (Foto Reuters via Japan Times)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah China mengacungi jempol pada Indonesia yang tegas dalam presidensi di organisasi Group of Twenty, G20. Pasalnya, Indonesia tidak tenggelam dalam konflik Rusia dan Ukraina.

Di saat banyak pihak sibuk membahas konflik antara Ukraina dengan Rusia, Indonesia tetap membawa G20 membahas agenda utamanya yang bertema Recover Together, Recover Stronger.

Baca juga : Ketua Umum Kadin: Indonesia Harus Jeli Baca Peluang

“China sangat mendukung pernyataan Indonesia yang mendapat giliran sebagai Presiden G20, yang mempromosikan kerja sama di semua bidang, sesuai agenda,” kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Zhao Lijian di Beijing, Selasa (15/3), dikutip Global Times, Rabu (16/3).

Zhao menyatakan, Beijing akan terlibat aktif dalam persiapan KTT G20 di Bali. Menurutnya, Negara Tirai Bambu akan bekerja sama dengan semua pihak untuk menyukseskan pertemuan para kepala negara dan kepala pemerintahan anggota G20 tersebut.

Baca juga : Perang Rusia-Ukraina Tak Banyak Pengaruhi Perekonomian RI, Ini Faktanya

“China juga akan mendukung KTT Bali, agar bisa memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan tata kelola ekonomi global dan mendukung pemulihan ekonomi dan sosial pasca Covid-19,” ujarnya.

Zhao menganggap G20 sebagai kerja sama ekonomi internasional. Sehingga, ia sangat yakin Indonesia akan fokus menjalankan misinya, sesuai Deklarasi Para Pemimpin G20 di Roma, Italia. Tentunya, Indonesia tidak akan memasukkan krisis Ukraina dalam agenda G20 mendatang.

Baca juga : Jurnalis Inggris Terluka Dalam Perang Ukraina, Kondisinya Serius

“Sangat tidak elok dalam forum tersebut mendiskusikan isu-isu keamanan dan politik, seperti krisis Ukraina,” ujarnya.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.