Dark/Light Mode

Sebut Invasi AS Ke Irak Adalah Brutal

Keseleo Lidah Bush Dianggap Pengakuan

Kamis, 19 Mei 2022 17:15 WIB
Reaksi George W Bush memejamkan mata sesaat usai keseleo lidah ketika berpidato di Dallas, Texas, Amerika Serikat.(Twitter/Sahil Kapur)
Reaksi George W Bush memejamkan mata sesaat usai keseleo lidah ketika berpidato di Dallas, Texas, Amerika Serikat.(Twitter/Sahil Kapur)

 Sebelumnya 
Saat masa kepresidenannya, Bush memerintahkan invasi AS dan koalisinya ke Irak pada Maret 2003. Invasi itu untuk menggulingkan Pemerintahan Irak pimpinan Presiden Saddam Hussein, yang dituduh memiliki senjata pemusnah massal.

Saddam Hussein berhasil digulingkan. Tapi belakangan, tuduhan terhadapnya tak terbukti. Invasi itu menuai kecaman berbagai pihak karena Pemerintahan Bush dianggap meluncurkan perang brutal di Irak.

Baca juga : Lepas Masker Di Ruang Terbuka, Silakan!

Kejadian itu menewaskan puluh ribu warga Irak, serta lebih dari 4 ribu tentara AS. Sebuah studi oleh Iraq Body Count memperkirakan, korban sipil dari invasi Irak antara 2003 hingga 2013 berjumlah 122.438.

Pernyataan Bush dalam pidato di Dallas itu merupakan kecaman publik pertamanya atas invasi Rusia ke Ukraina. Setelah hampir tiga bulan invasi itu berjalan dimulai.

Baca juga : Tradisi Syawalan, Balon Udara Liar Beterbangan Di Angkasa Pulau Jawa

Pada kesempatan itu, Bush menggambarkan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky sebagai "pria kecil yang keren". Dia membandingkannya dengan mantan Perdana Menteri Inggris Winston Churchill.***

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.