Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Khawatir Nasib Etnis Uighur
AS Curiga China Tipu Komisioner HAM PBB
Senin, 30 Mei 2022 07:29 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Amerika Serikat (AS) tak yakin China jujur tentang kondisi di Xinjiang. Paman Sam curiga Beijing mengelabui tinjauan Komisioner Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia (HAM) Michelle Bachelet ke kawasan tersebut, belum lama ini.
Bachelet mengunjungi Xinjiang selama enam hari, pada pekan lalu. Menteri Luar Negeri As Antony Blinken menuding Beijing melakukan berbagai cara untuk menghalangi penilaian independen tim Bachelet terhadap situasi di Xinjiang.
Baca juga : China Vs Taiwan Mendidih
“Kami tetap khawatir kunjungan Bachelet dan timnya bisa saja dimanipulasi. Terutama saat kunjungan ke Xinjiang,” ujar Blinken dikutip AFP, kemarin.
Ditegaskannya, AS khawatir dengan situasi HAM di Xinjiang. Terutama, mengenai kondisi warga Uighur yang masih hilang. sementara Bachelet menegaskan, kunjungannya 23-28 Mei lalu, bukan untuk penyidikan. Melainkan untuk mendorong Beijing agar adil dan tidak lagi mendiskriminasi etnis Uighur di Xinjiang.
Baca juga : Khawatir Inflasi AS, Rupiah Makin Lemes
“Ini memberikan kesempatan bagi saya untuk lebih memahami situasi di China. kami juga berharap pihak berwenang di China untuk lebih memahami kekhawatiran kami. secara potensial, China perlu meninjau kembali kebijakan kontraterorisme yang dapat berdampak negatif pada hak asasi manusia,” katanya dalam konferensi pers virtual pada Sabtu (28/5).
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya