Dark/Light Mode

Khawatir Nasib Etnis Uighur

AS Curiga China Tipu Komisioner HAM PBB

Senin, 30 Mei 2022 07:29 WIB
Komisioner Tinggi Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (HAM PBB) Michelle Bachelet. (Foto: Antara)
Komisioner Tinggi Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (HAM PBB) Michelle Bachelet. (Foto: Antara)

 Sebelumnya 
Sejumlah saksi mata dan kelompok HAM mengatakan, lebih dari satu juta orang etnis Uighur ditahan di kamp-kamp di Xinjiang yang bertujuan untuk menghancurkan budaya Islam Uighur dan secara paksa mengintegrasikan mereka ke dalam mayoritas etnis Han China.

Beijing membantah tuduhan itu. Beijing mengklaim, pihaknya menawarkan pelatihan untuk mengurangi daya pikat ekstremisme agama.

Baca juga : China Vs Taiwan Mendidih

Kunjungan Bachelet tersebut merupakan yang pertama kali dilakukan oleh Komisaris Tinggi HAM PBB, dalam 17 tahun terakhir. sebelum ke Xinjiang, Bachelet mengunjungi Guangzhou.

Kunjungan Bachelet dilaksanakan dengan manajemen lingkaran tertutup (closed loop) sesuai protokol kesehatan Covid-19. karena China masih menerapkan kebijakan nol Covid-19.

Baca juga : Khawatir Inflasi AS, Rupiah Makin Lemes

Karena itu, Bachelet tidak didampingi wartawan. kelompok HAM dan negara-negara Barat khawatir bahwa China akan menggunakan kunjungan Bachelet sebagai dukungan atas pelaksanaan HAM di negara tersebut.

China sejak awal membantah keberadaan kamp penahanan di Xinjiang. Namun pada 2018, Beijing mengakui telah mendirikan pusat pelatihan kejuruan yang diperlukan untuk mengendalikan terorisme, separatisme, dan radikalisme agama di wilayah tersebut. ■ 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.