Dark/Light Mode

Jembatan Gantung Di India Ambruk, 100 Tewas, 100 Luka-luka

Senin, 31 Oktober 2022 08:20 WIB
Jembatan gantung di Kota Morbi, Gujarat, India roboh saat disesaki warga yang tengah berwisata, Minggu (30/10). (Foto: PTI via India Today)
Jembatan gantung di Kota Morbi, Gujarat, India roboh saat disesaki warga yang tengah berwisata, Minggu (30/10). (Foto: PTI via India Today)

RM.id  Rakyat Merdeka - Lebih dari 100 orang tewas - menurut data RS Sipil Morbi - setelah jembatan gantung yang dibangun di atas bendungan Machhu di distrik Morbi, Negara Bagian Gujarat, India ambruk pada Minggu (30/10) malam. 

Sementara korban luka, menurut laporan India Today, juga telah melebihi angka 100.

Hingga saat ini, pencarian korban di Sungai Macchu masih terus dilakukan.

 

Upaya penyelamatan korban ambruknya jembatan gantung Morbi, masih terus dilakukan. (Foto: India Today)

 

Baca juga : Sedih, 100 Orang Tewas Termasuk Ibu Dan Anak

Saat kejadian, jembatan gantung Morbi memang disesaki wisatawan yang tengah berlibur merayakan Diwali atau Festival Cahaya, dan Liburan Chhath Puja. 

Pihak berwenang mengatakan, sedikitnya 400 orang berada di lokasi tersebut. Sementara Menteri Dalam Negeri Harsh Sanghavi menuturkan, yang berada di dalam jembatan gantung Morbi, jumlahnya lebih dari 150 orang.

"Banyak anak-anak menikmati liburan Diwali. Mereka datang ke sini sebagai turis. Semuanya berjatuhan. Jembatan ambruk karena kelebihan muatan," kata seorang saksi yang menyebut namanya Sukram, seperti dikutip Reuters, Minggu (30/10).

Tayangan Reuters TV menunjukkan, lusinan orang berpegangan pada kabel dan memutar sisa-sisa jembatan di atas Sungai Machhu di Kota Morbi, ketika tim darurat berjuang untuk menyelamatkan mereka.

Beberapa orang tampak berupaya memanjat struktur jembatan yang runtuh, untuk mencoba menuju ke tepi sungai. Sementara lainnya, berenang ke tempat yang aman.

Baca juga : Ledakan Di Lokasi Pertambangan Turki, 25 Tewas, Puluhan Orang Terjebak

Prateek Vasava, yang berenang ke tepi sungai setelah jatuh dari jembatan, mengaku menyaksikan beberapa anak jatuh ke sungai.

"Saya ingin menarik mereka. Tapi sayang, keburu hanyut. Jembatan itu runtuh hanya dalam hitungan detik, kata Vasava, seperti dikutip 24 Hours Gujarati, Minggu (30/10).

Jembatan sepanjang 230 meter ini dibangun pada masa pemerintahan Inggris pada abad ke-19. Sempat ditutup untuk renovasi selama enam bulan, dan dibuka kembali untuk umum pada pekan lalu. 

Langkah Modi

Perdana Menteri Narendra Modi, yang tengah berada di Gujarat untuk kunjungan tiga hari, telah mengarahkan kepala menteri negara bagian untuk segera memobilisasi tim, dalam operasi penyelamatan/SAR.

Baca juga : Kecelakaan Maut Truk Kontainer Di Kranji Bekasi, 10 Tewas 20 Luka-luka

"Sebanyak 50 personel angkatan laut dan 30 angkatan udara, diterjunkan untuk membantu melacak orang hilamg dalam bencana ini," demikian rilis pemerintah India, seperti diberitakan India Today, Senin (31/10).

Sebuah tim beranggotakan lima orang ditunjuk untuk melakukan penyelidikan atas bencana tersebut.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.