Dewan Pers

Dark/Light Mode

Anwar Ibrahim Dan Muhyiddin Klaim Menang Pemilu Malaysia

Minggu, 20 November 2022 14:17 WIB
Mantan PM Malaysia Muhyiddin Yassin (kiri) dan pemimpin oposis Anwar Ibrahim unggul dalam Pemilu Malaysia, Sabtu, 19 November 2022. (Foto Astro Awani)
Mantan PM Malaysia Muhyiddin Yassin (kiri) dan pemimpin oposis Anwar Ibrahim unggul dalam Pemilu Malaysia, Sabtu, 19 November 2022. (Foto Astro Awani)

RM.id  Rakyat Merdeka - Dua calon Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim dan Muhyiddin Yassin mengklaim kemenangan dan dapat membentuk pemerintahan usai  Pemilu ke-15 Malaysia berlangsung ketat.

Dilansir Channel News Asia, Minggu (20/11) koalisi Pakatan Harapan yang mengusung pemimpin oposisi Anwar Ibrahim menang 82 kursi. Sementara kubu Perikatan Nasional yang mengusung mantan perdana menteri Muhyiddin Yassin menyusul ketat dengan 73 kursi.

Berita Terkait : Banjir Dan Kematian Caleg, Dua Dapil Tunda Pemilu Malaysia

Sementara, Koalisi Barisan Nasional yang mengusung Perdana Menteri (PM) Ismail Sabri memperoleh 30 kursi. Kemudian Gabungan Parti Sarawak (GPS) memiliki 22 kursi, Gabungan Rakyat Sabah (GRS) enam kursi, Partai Warisan Sabah tiga kursi, Partai Bangsa Malaysia satu kursi and dua kursi dimenangkan kandidat independen.

Dengan gagalnya partai-partai utama memenangkan mayoritas, mereka kini harus membangun aliansi mayoritas untuk membentuk pemerintahan. Raja dalam konstitusi Malaysia juga dapat terlibat, karena ia memiliki kekuasaan untuk menunjuk Perdana Menteri dari seorang anggota parlemen yang diyakini dapat memimpin mayoritas.

Berita Terkait : Gelar Dikpol Dan Rakornis, BSNPG Siap Menangkan Golkar di Pemilu 2024

Dengan jumlah selisih kursi yang tipis, Anwar dan Muhyiddin mengklaim sudah bisa membentuk pemerintahan berikutnya. Namun, keduanya belum buka-bukaan dengan siapa mereka berkoalisi.

Anwar mengklaim, koalisinya sudah memiliki cukup kursi untuk membentuk pemerintahan. Anwar mengaku sudah berbicara dengan sejumlah partai dan mengantongi 112 kursi (jumlah mayoritas) yang bisa membuat suatu partai membentuk pemerintahan.

Berita Terkait : Sudah Meninggal, Tony DeLuca Menang Pemilu Sela AS

"Pakatan Harapan telah membentuk blok terbesar di parlemen," kata Anwar seraya mengatakan akan mengirimkan surat kepada Raja Malaysia Al-Sultan Abdullah untuk merinci koalisi pendukungnya.
 Selanjutnya