Dewan Pers

Dark/Light Mode

Banjir Dan Kematian Caleg, Dua Dapil Tunda Pemilu Malaysia

Sabtu, 19 November 2022 22:45 WIB
Warga antre masuk ke TPS di negara bagian Melaka, Malaysia, dalam Pemilu ke-15, Sabtu, 19 November 2022. (Foto Freemalaysiatoday.com)
Warga antre masuk ke TPS di negara bagian Melaka, Malaysia, dalam Pemilu ke-15, Sabtu, 19 November 2022. (Foto Freemalaysiatoday.com)

RM.id  Rakyat Merdeka - Dua daerah pemilihan (dapil) di Malaysia, menunda pelaksanaan pemilu. Alasan penundaan karena bajir hingga ada kandidat yang meninggal.

Secara nasional Pemilu ke-15 berlangsung pukul 8 pagi, dan ditutup pukul 6 petang waktu setempat.

Berita Terkait : Ruangguru PHK Ratusan Karyawan, Belva Devara Minta Maaf

Pemungutan suara dihentikan di daerah pedesaan Baram, Sarawak, karena cuaca buruk dan banjir. Selain itu, pemungutan suara di daerah pemilihan Padang Serai, Kedah, ditunda hingga 7 Desember 2022 menyusul kematian kandidat yang juga petahana dari koalisi oposisi Pakatan Harapan, Karupaiya Mutusami. Ia meninggal Rabu (16/11).

Hari ini, sebanyak 945 calon berkompetisi untuk merebut 222 kursi parlemen (Majelis Rakyat). Namun, karena penundaan di dua dapil, hanya 220 kursi parlemen yang diselesaikan, Sabtu (19/11).

Berita Terkait : Jual Produk Serupa Tapi Tak Sama

Partai politik atau koalisi partai politik yang memenangkan setidaknya 112 kursi berhak membentuk kabinet, dan menunjuk perdana menteri. Tapi karena ada penundaan di dua daerah pemilihan, maka hari ini koalisi minimal harus mendapat 110 kursi.
 Selanjutnya