Dark/Light Mode

Dubes Jepang Untuk ASEAN Boyong Soba Master Ke Jakarta

Selasa, 27 Desember 2022 06:39 WIB
ASEAN-Japan Goodwill Ambassador on Food 
& Agriculture, Melody Laksani (kiri) , Dubes Jepang untuk ASEAN Kiya Masahiko (kedua kiri), Dubes Thailand untuk ASEAN Urawadee Sriphiromya (kedua kanan), dan Deputi Sekjen ASEAN Tran Duc Binh (kanan) berpose dengan para Soba Master asal Jepang dalam perayaan hubungan diplomatik ASEAN-Jepang ke-50, di Jakarta, Kamis, 22 Desember 2022. (Foto Paul Yoanda/RM)
ASEAN-Japan Goodwill Ambassador on Food & Agriculture, Melody Laksani (kiri) , Dubes Jepang untuk ASEAN Kiya Masahiko (kedua kiri), Dubes Thailand untuk ASEAN Urawadee Sriphiromya (kedua kanan), dan Deputi Sekjen ASEAN Tran Duc Binh (kanan) berpose dengan para Soba Master asal Jepang dalam perayaan hubungan diplomatik ASEAN-Jepang ke-50, di Jakarta, Kamis, 22 Desember 2022. (Foto Paul Yoanda/RM)

 Sebelumnya 
Soba master kemudian menambahkan air, agar adonan menjadi kalis, dan siap untuk proses selanjutnya. Setelahnya, adonan dipipihkan, hingga lebarnya mencampai 60 centimeter (cm).

Dan proses terakhir, adonan yang sudah pipih, kemudian dilipat hingga beberapa lapisan, untuk dipotong kecil-kecil, menggunakan pisau. Diproses ini, bentuk mie sudah terlihat, dan siap direbus, sebelum dihidangkan dalam bentuk hangat atau dingin.

Baca juga : Dubes Jepang Untuk RI Kenji Kanasugi Genjot Kolaborasi Pertahanan Kedua Negara

Menurut Dubes Masahiko, makanan merupakan aspek paling menarik dari Jepang. Saat dirinya mempromosikan pariwisata ke Jepang, alasan utamanya adalah makanan.

“Hari ini adalah kesempatan ideal bagi Anda untuk datang ke Jepang tahun depan,” ujar Masahiko. Diplomat yang baru bertugas di Jakarta awal bulan ini mengatakan, soba adalah mie khas Jepang yang memiliki sejarah panjang.

Baca juga : Dubes Jerman Ina Lepel Peringati Hari HAM Internasional

Jenis mie yang kerap disajikan dengan tempura ini, biasanya dikonsumsi kalangan senior. Namun, kini berkembang dan disukai semua orang.

Tahun depan, Jepang akan merayakan 50 Tahun Persahabatan serta kerja sama. Dia berharap, hubungan kedua pihak bisa meningkat lebih erat lagi, di berbagai bidang. Mulai dari isu keamanan, ekonomi, budaya, pertukaran pemuda, masalah global dan perdamaian.

Baca juga : Bikin Gaduh, Utusan LGBT Amerika Batal Ke Jakarta

“Tanpa perdamaian, Anda tidak dapat mencapai kemakmuran ekonomi. Tapi budaya dan pertukaran sama pentingnya,” kata diplomat ramah itu.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.