Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Sebelumnya
Negara-negara Muslim harus menyadari sepenuhnya konspirasi baru dunia yang arogan untuk menghadapi dunia Islam, prioritas utama tidak akan tergantikan dengan cara apa pun, dan masalah Palestina, mendukung bangsa yang tertindas akan tetap menjadi masalah utama dunia.
Di sisi ini, rezim Zionis saat ini berada dalam situasi sulit secara internasional, regional, dan di dalam perbatasan Palestina yang diduduki.
Baca juga : Rupiah Dibuka Melemah Di Level Rp 14.888
Demonstrasi ribuan pengunjuk rasa di wilayah pendudukan, ketidakkonsistenan dan perselisihan tajam antara partai-partai Zionis, banyaknya tuntutan penduduk wilayah pendudukan untuk migrasi balik, gelombang dan kemarahan bangsa-bangsa terhadap rezim Zionis dan ketidakmampuan pendukung internasional rezim Israel untuk mendukung rezim tersebut adalah bagian dari masalah rezim zionis yang ada saat ini, yang semuanya merupakan efek dan hasil dari Hari Quds.
Tentu saja, musuh tidak pernah diam dan tidak akan diam; Mereka menggunakan setiap taktik untuk menciptakan keputusasaan, keterbelakangan, kebencian diri dan ketergantungan di antara umat Islam. Tentu saja, ini membuat misi kita untuk meningkatkan kesadaran, terutama bagi generasi muda, menjadi lebih berat. Sinergi umat Islam pada poros keyakinan bersama, termasuk Hari Quds selalu menjadi mimpi buruk bagi musuh.
Baca juga : Syarief Hasan: Saatnya Ambil Langkah Nyata Stop Aksi Keji Israel
Selama beberapa dekade terakhir, pengalaman menunjukkan bahwa semua rencana kompromi dan negosiasi Barat dalam masalah Palestina, termasuk Kesepakatan Abad Ini, telah berakhir di jalan buntu. Apakah mungkin untuk bernegosiasi tentang kehormatan umat Islam?
Tindakan seperti normalisasi hubungan antara negara-negara Muslim dan rezim Zionis adalah bagian lain dari upaya putus asa untuk menghindari mimpi buruk runtuhnya rezim palsu ini. Kehinaan dan aib sejarah ini tak akan terlupakan.
Baca juga : Rupiah Melemah Tipis Pagi Ini
Republik Islam Iran sangat menentang normalisasi hubungan dengan rezim Zionis dan kami meminta semua orang untuk memberikan pencerahan dan meningkatkan kesadaran dalam hal ini. Seperti yang juga dikatakan oleh Pimpinan Tertinggi Iran, Ayatullah Khamenei, "Satu-satunya solusi untuk menyelamatkan Palestina adalah dengan konsisten dalam muqawamah, mendukung perlawanan dan perjuangan bangsa Palestina." (*)
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya