Dark/Light Mode

Quick Count by Litbang Kompas
Anies & Muhaimin
25.23%
Anies & Muhaimin
Prabowo & Gibran
58.47%
Prabowo & Gibran
Ganjar & Mahfud
16.30%
Ganjar & Mahfud
Waktu Update 20/02/2024, 00:17 WIB | Data Masuk 100%

Kemlu: Tak Ada Korban WNI Dalam Musibah Banjir Dan Longsor Korsel

Minggu, 16 Juli 2023 22:31 WIB
Bus listrik muncul dari terowongan bawah tanah yang terendam banjir pada 16 Juli 2023, dalam operasi SAR di pusat kota Osong. (Foto: Yonhap)
Bus listrik muncul dari terowongan bawah tanah yang terendam banjir pada 16 Juli 2023, dalam operasi SAR di pusat kota Osong. (Foto: Yonhap)

RM.id  Rakyat Merdeka - Direktur Pelindungan Warga Negara Indonesia (WNI) dan Badan Hukum Indonesia (BHI) Kementerian Luar Negeri, Judha Nugraha memastikan, tak ada satu pun WNI yang menjadi korban meninggal, hilang, ataupun yang diungsikan dalam musibah banjir besar dan tanah longsor di Korea Selatan (Korsel).

“Hingga hari ini, tercatat 35 korban meninggal dalam musibah tersebut. Sebanyak 10 orang dinyatakan hilang, dan 7.866 orang dari 13 kota diungsikan ke tempat-tempat penampungan sementara. Sejauh ini, tidak ada korban WNI," kata Judha melalui pesan singkat, Minggu (16/7).

Sementara laporan teranyar Kantor Berita Yonhap menyebut, musibah banjir dan longsor di Korsel telah menelan 37 korban jiwa. Sembilan orang masih dinyatakan hilang, dan ribuan lainnya mengungsi.

Baca juga : Karya Tulis Amat Penting Dalam Lestarikan Kearifan Lokal

Hujan lebat selama lebih dari sepekan terakhir, mengakibatkan banjir besar serta tanah longsor di sejumlah daerah di Provinsi Gyeongsang Utara, Chungcheong Utara dan Jeolla Selatan.

Pemerintah setempat telah mengeluarkan peringatan nasional atas musibah di lebih 50 kota di seluruh Korsel.

Sementara itu, KBRI Seoul terus berkoordinasi dengan otoritas setempat dan kelompok komunitas Indonesia, melalui Tim Gerak Cepat (Gercep) yang berada di setiap kantung-kantung WNI.

Baca juga : Ganjar, Prabowo Dan Anies, Kawan

WNI di Korsel diimbau agar lebih waspada, selalu memantau situasi melalui informasi resmi otoritas setempat dan media, serta menghubungi hotline KBRI Seoul pada nomor 010-5394-2546 jika mengalami situasi darurat.

Imbauan yang sama juga disampaikan melalui aplikasi Safe Travel Kementerian Luar Negeri RI.

Berdasarkan data imigrasi Korea per 31 Mei, total WNI dengan visa tinggal lebih dari setahun, berjumlah 47.304 orang. Terdiri dari pekerja migran, pelajar dan mahasiswa, profesional, dan WNI yang menikah dengan warga setempat.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.