Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
RM.id Rakyat Merdeka - Jutaan warga Singapura berbondong-bondong memadati Tempat Pemungutan Suara (TPS), untuk memilih Presiden baru. Pemilihan Presiden tahun ini, dianggap sebagai ujian bagi partai berkuasa di Singapura, Partai Aksi Rakyat (PAP).
TPS telah dibuka sejak pukul 8 pagi waktu setempat, dan ditutup sekitar pukul 20:00. Departemen Pemilihan Umum Singapura (ELD) membuka 1.264 TPS untuk mengakomodasi lebih dari 2,7 juta warga yang memiliki hak pilih.
Baca juga : Pakar Lingkungan: PLTA Solusi Atasi Perubahan Iklim
Antrean para pemilih sempat terjadi di TPS di Blok 307 Jurong East Street 32 karena masalah sistem pendaftaran pemilih. Antrean memanjang hingga 100 warga, dari pukul 08:00 hingga 09:00 pagi. Namun, setelah masalah diselesaikan, antrean dengan cepat berkurang. Hingga hanya tersisa 10 orang sekitar pukul 9.30 pagi.
Pilpres tahun ini dianggap mempermudah warga yang ingin memberikan suaranya. Salah satunya, warga tidak perlu membawa kartu pemilih.
Baca juga : Relawan Gelar Color Run, Warga Surabaya Ingin Ganjar Jadi Presiden 2024
Para pemilih hanya perlu menunjukkan kartu identitas ke TPS. Para pemilih juga tak diwajibkan membawa kartu identitas fisik. Tapi bisa melalui aplikasi Singpass.
“Simpel, fokus, dan berjalan mulus,” ujar Aroni Sarkar, mahasiswi yang melaksanakan hak politiknya untuk pertama kali, dilansir The Straits Times, Jumat (1/9).
Baca juga : Relawan Yakin Tanda Alam, Prabowo Presiden Kedelapan
Sarkar datang ke TPS bersama orangtuanya sekitar pukul 08.10 pagi, dengan membawa kartu identitas. Setelah mengantre sekitar setengah jam, dia melaksanakan hak pilihnya. Selanjutnya, Sarkar diberi stempel “X”, sebagai tanda telah memilih.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya