Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Dubes RI Untuk Suriah Wajid Fauzi, Sambut 30 Peserta Pelatihan Pencak Silat
Selasa, 17 Oktober 2023 06:36 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Damaskus bekerja sama dengan Federasi Olahraga Bela Diri Suriah membuka secara resmi pelatihan pencak silat di Damaskus Suriah, Sabtu (14/10/2023). Sebanyak 30 peserta mengikuti pelatihan pencak silat secara intensif.
Para peserta diharapkan akan menjadi pelatih di lingkungan masing masing. Pelatihan akan terdiri atas pelatihan ilmu silat, pelatihan penjurian dan uji coba pertandingan. Pelatihan dipimpin Sopiandrizal, pelatih dari Perguruan Tapak Suci Putra Muhamadyah selama beberapa bulan.
Peserta pelatihan silat di Suriah, semangat berlatih. (Foto KBRI Damaskus)
Baca juga : Dubes RI Untuk Senegal Dindin Wahyudin, Promosi Kolintang Demi Diakui UNESCO
Dalam sambutannya, Wakil Ketua Federasi Olahraga Suriah, Muhammad Al Heyk, menyambut baik pelatihan pencak silat. Dia berharap, hal ini akan semakin mempererat hubungan persahabatan kedua negara.
Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Suriah, Wajid Fauzi, dalam sambutannya berharap agar pelatihan ini juga dapat menghasilkan atlet pencak silat Suriah.
Baca juga : Konjen RI Cape Town Jajaki Kerja Sama Industri Perfilman dengan CTFS
“Kami berharap Suriah dapat berpartisipasi dalam turnamen pencak silat internasional,” kata Wajid.
Duta Besar Indonesia untuk Suriah Wajid Fauzi. (Foto tangkapan layar Syria TV)
Pelatihan pencak silat mendapatkan dukungan dari Kementerian Luar Negeri dan Ekspatriat Suriah, Federasi Olahraga Suriah, Federasi Olahraga Beladiri Suriah. Diharapkan nantinya pencak silat akan menjadi cabang olahraga bela diri ke-12 yang berada dalam naungan Federasi Olahraga Bela Diri Suriah.
Baca juga : Dubes Jepang Untuk ASEAN Masahiko Kiya Bangga Bermitra Dengan ASEAN
Sebelumnya, Ketua Umum Pimpinan Pusat Tapak Suci, Afnan Hadikusumo mengatakan, Tapak Suci akan melatih pesilat di Lebanon dan Suriah. Langkah tersebut untuk membentuk Federasi pencak silat di kedua negara tersebut.
Dalam keterangan tertulisnya, Afnan mengatakan, pencak silat yang di masa lalu adalah alat perjuangan fisik melawan penjajah hingga saat ini masih relevan sebagai alat pemersatu bangsa.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya