Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Japan Airlines Terbakar, KBRI Tokyo Selidiki Kemungkinan WNI Jadi Korban
Selasa, 2 Januari 2024 20:16 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Direktur Pelindungan Warga Negara Indonesia (WNI) dan Badan Hukum Indonesia (BHI) Judha Nugraha memastikan, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo kini tengah berkoordinasi dengan Otoritas Bandara Haneda, untuk menyelidiki kemungkinan adanya penumpang WNI yang menjadi korban tabrakan pesawat Japan Airlines (JAL) dan pesawat penjaga pantai MA-722 di landasan pacu Bandara Haneda, Tokyo, Selasa (2/1/2024) pukul 17.55 waktu setempat.
Saat kejadian, pesawat penjaga pantai MA-722 dijadwalkan terbang ke Prefektur Niigata, untuk mengupayakan bantuan bagi korban gempa M7,6 yang mengguncang Jepang pada 1 Januari 2024.
Baca juga : Rencana Di Masa Transisi, Jokowi Kenalkan Presiden Baru Ke Sahabatnya
"KBRI juga mengantisipasi kemungkinan adanya WNI yang stranded (terjebak) di Bandara Haneda, karena adanya pembatalan sejumlah penerbangan," ujar Judha dalam pesan aplikasi yang diterima RM.id, Selasa (2/1/2024).
Musibah ini telah merenggut nyawa 5 penumpang pesawat penjaga pantai. Sementara total 367 penumpang dan 12 kru pesawat JAL dengan nomor penerbangan 516, yang bertolak dari Bandara Shin-Chitose di Hokkaido, dinyatakan selamat.
Baca juga : Isu Konsolidasi Demokrasi Kemungkinan Besar Keluar
Namun menurut laporan NHK, 17 penumpang pesawat JAL mengalami luka-luka.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya