Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Ke Jakarta, Komandan Satgas AL Kanada Promosi Penguatan Hubungan Pertahanan
Jumat, 29 Maret 2024 12:46 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Komandan Satuan Tugas (Satgas) Gabungan 150 dari Angkatan Laut (AL) Kanada, Kapten Colin Matthews, berkunjung ke Jakarta. Satgas Laut Kanada ini datang pada tanggal 27-28 Maret 2024.
Satuan ini dikenal dengan sebutan Combined Maritime Forced (CMS). Kedatangan Kapten Colin Matthews ke Indonesia, bertujuan untuk mempromosikan hubungan pertahanan bilateral antara Kanada dan Indonesia.
"Saya di sini tidak hanya mewakili diri saya sendiri, tetapi juga kekuatan maritim gabungan yang memiliki parade kemitraan global terbesar di dunia," kata Matthews saat ditemui di Kedutaan Besar Kanada, Jakarta, Kamis (28/3).
Baca juga : Geledah Kantor Hutama Karya, KPK Sita Dokumen Pengadaan Lahan
CMF memiliki tugas utama untuk mengamankan lingkungan maritim dari berbagai tindak kejahatan. Operasi keamanan maritim yang dilakukan oleh CMF bertujuan untuk mencegah organisasi teroris dan organisasi kriminal lainnya yang menggunakan laut lepas untuk mengangkut obat-obatan terlarang, senjata, dan barang-barang terlarang lainnya.
Kapten Colin Matthews menjelaskan, bahwa CMF mempromosikan keamanan, stabilitas, dan kemakmuran di sekitar 8,3 juta kilometer persegi perairan internasional. Wilayah ini mencakup beberapa jalur pelayaran terpenting di dunia.
"Mandat kami adalah untuk menciptakan kondisi lingkungan maritim yang aman dan stabil di Teluk, di antara Laut Arab, dan Samudera Hindia, yang mencakup beberapa jalur pelayaran tersibuk di dunia," kata Matthew.
Baca juga : Amerika Ajukan Proposal Resolusi Gencatan Senjata
Untuk mencapai tujuan ini, CMF memerlukan koordinasi yang erat dengan negara-negara yang berkontribusi terhadap operasinya. Termasuk kerja sama dengan mitra regional, seperti Indonesia.
Oleh karena itu, kunjungan ke Jakarta menjadi kesempatan untuk memperdalam hubungan antara kekuatan maritim gabungan dan TNI Angkatan Laut Indonesia. Sekaligus diskusi mengenai kepentingan bersama, melawan penyelundupan ilegal di wilayah tersebut, serta peningkatan keselamatan dan keamanan pelayaran komersial dan lalu lintas maritim yang sah menjadi fokus dalam pertemuan ini.
Atase Pertahanan Kanada untuk Indonesia, Kolonel Stewart Taylor menambahkan, bahwa Indonesia dan Kanada menghadapi sejumlah tantangan serupa. Keduanya, memiliki garis pantai terpanjang di dunia. Kunjungan dan penguatan kerja sama ini merupakan bukti nyata dari proses transfer pengetahuan antara kedua belah pihak.
Baca juga : KSPSI Siagakan Posko Pengaduan THR di Seluruh Daerah
"Kanada memiliki hubungan yang sangat positif dan berkembang dari sudut pandang pertahanan bilateral dan militer dengan Indonesia, dan menurut saya, apa yang membuat hubungan ini menjadi positif adalah kenyataan bahwa kami memperlakukan satu sama lain sebagai mitra," pungkasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya