Dark/Light Mode

Dubes Heri Resmikan Ponpes NU Pertama Di Negeri Sakura

Sabtu, 4 Mei 2024 15:12 WIB
Presmian Pondok Pesantren (Ponpes) Nahdlatul Ulama (NU) Attaqwa di Koga, Prefektur Ibaraki, Jepang, pada Jumat, 3 Mei 2024
Presmian Pondok Pesantren (Ponpes) Nahdlatul Ulama (NU) Attaqwa di Koga, Prefektur Ibaraki, Jepang, pada Jumat, 3 Mei 2024

RM.id  Rakyat Merdeka - Duta Besar Republik Indonesia (Dubes RI) untuk Jepang, Heri Akhmadi meresmikan Pondok Pesantren (Ponpes) Nahdlatul Ulama (NU) Attaqwa di Koga, Prefektur Ibaraki, Jepang, pada Jumat, 3 Mei 2024. 

Peresmian Ponpes diikuti dengan Kegiatan Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PD-PKPNU) dan Pendidikan Menengah Kepemimpinan Nahdlatul Ulama (PMKNU).

Baca juga : Dubes Iran Untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi Pamer Kehebatan Militer Negaranya

Dalam sambutannya, Dubes Heri mengapresiasi semangat gotong royong masyarakat muslim Indonesia di Jepang,  dalam mewujudkan pendirian pesantren pertama di Jepang.

"Pesantren ini dibangun secara gotong royong oleh Nahdliyyin dan masyarakat muslim Indonesia di Koga. Pesantren NU At-Taqwa saya harap dapat menjadi pusat pendidikan bagi generasi muda Indonesia yang saat ini berada di Jepang. Termasuk aktivitas ekonomi untuk kemandirian operasionalnya. Jadi, kegiatan ibadah wajib, pendidikan dan muamalah dapat dilaksanakan secara seimbang dan memberi kemanfaatan kepada para santri dan jamaah," ujar Dubes Heri  yang juga merupakan Mustasyar  Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Jepang. 

Baca juga : Seru, Open House Metamasa Di Universitas Bakrie

Terkait dengan PD-PKPNU dan PMKNU, Dubes Heri menekankan, Nahdliyyin di Jepang, memerlukan peningkatan pemahaman keorganisasian dan konsep perjuangan NU yang telah digariskan oleh para pendiri NU, seperti K.H. Hasyim Asy’ari dan K.H. Wahab Hasbullah.

"Saya mengapresiasi pengkaderan ini untuk meningkatkan wawasan keislaman dan kebangsaan warga NU di Jepang, dalam syiar Islam yang ramah, moderat, dan inklusif. NU memiliki jaringan dari Hokkaido sampai Fukuoka untuk menjdi mitra KBRI dalam simpul pembinaan WNI di Jepang," katanya.

Baca juga : Mantan Dubes Turki Resmi Daftar Pilgub NTB Lewat Partai Demokrat

Turut mendampingi Dubes Heri dalam peresmian ini Ketua Keluarga Masyarakat Islam Indonesia (KMII) Jepang, Muhammad Zahrul Muttaqin, Ketua DKM Masjid Indonesia Tokyo, Muhammad Muharram Hidayat dan Atase Pendidikan KBRI Tokyo Amzul Rifin.

Pembangunan Pondok Pesantren Nahdlatul Ulama (NU) Attaqwa di Koga, Prefektur Ibaraki ini dimulai sejak Agustus 2023 dengan luas lahan 911.22 meter persegi dan luas bangunan 12x8 meter. Hingga kini penyempurnaan pembangunan masih dilakukan untuk kebutuhan ruangan menginap pengajar, penambahan toilet, kamar mandi, dapur, AC dan kebutuhan filterisasi air dengan total kisaran dana 200 – 300 juta rupiah.
 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.