Dark/Light Mode

Banyak Anak-anak Di Gaza Jadi Korban Perang

PBB Resmi Masukkan Israel Ke Daftar Hitam

Senin, 10 Juni 2024 06:20 WIB
Dua bocah Palestina yang terluka akibat serangan Israel, dirawat di Rumah Sakit Martir Al-Aqsa, Deir Al-Balah, Jalur Gaza tengah, 6 Juni 2024.
Dua bocah Palestina yang terluka akibat serangan Israel, dirawat di Rumah Sakit Martir Al-Aqsa, Deir Al-Balah, Jalur Gaza tengah, 6 Juni 2024.

 Sebelumnya 
Bulan lalu, PBB merevisi pro­porsi kematian yang dilaporkan pada perempuan dan anak-anak dari 69 persen menjadi 52 persen dari total jumlah kematian.

Israel mencibir revisi tersebut. Menurut pihak Israel, pengu­rangan tersebut menunjukkan PBB mengandalkan data palsu dari Hamas.

Baca juga : SYL Banyak Simpanannya

Sementara, PBB mengatakan, mereka kini mengandalkan data dari Kemenkes yang dikelola Hamas di Gaza, bukan dari Kantor Media Pemerintah (GMO) yang dikelola Hamas. GMO menyebut, serangan Israel telah menewaskan lebih dari 15.000 anak.

Desak Sidang Darurat

Melihat kekejaman Israel yang tak kunjung reda, Presiden Oto­ritas Palestina Mahmoud Abbas meminta Dewan Keamanan PBB (DK PBB) menggelar sidang darurat. Desakan ini menyusul kematian massal ratusan warga Palestina di kamp pengungsi Nuseirat, Jalur Gaza, akibat serbuan Israel akhir pekan ini.

Baca juga : Aura Kasih, Anak Dikunjungi Mantan Suami

“Menanggapi pembantaian mengerikan yang dilakukan oleh pasukan pendudukan Israel pagi ini di kamp pengungsi Nuseirat, Presiden Mahmoud Abbas telah menginstruksikan utusan Palestina di PBB untuk meminta sidang darurat Dewan Keamanan PBB guna membahas dampak pertumpahan darah tersebut,” ungkap kantor berita Palestina, WAFA, Sabtu (8/6/2024).

Menurut kantor berita terse­but, Abbas terlibat dalam berbagai upaya diplomatik intensif dengan aktor-aktor Arab dan internasional yang relevan untuk mendorong DK PBB menggelar sidang luar biasa.

Baca juga : Pilgub DKI Jakarta, Anies Dilirik PDIP-PKB

Sebelumnya pada Sabtu (8/6/2024), Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengklaim telah menyelamatkan empat tawanan, termasuk seorang warga negara Rusia. Para sandera itu ditawan Hamas saat penyerbuan di lokasi festival musik pada 7 Oktober lalu. DAY

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 14, edisi Senin, 10 Juni 2024 dengan judul "Banyak Anak-anak Di Gaza Jadi Korban Perang, PBB Resmi Masukkan Israel Ke Daftar Hitam"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.