Dark/Light Mode

Sah, Indonesia Jadi Anggota Dewan Biosfer Dunia

Sabtu, 23 Nopember 2019 13:46 WIB
Di Grup IV yang merupakan kelompok negara-negara Asia Pasifik, Indonesia terpilih menjadi Anggota Dewan Biosfer Dunia bersama tiga negara lain; Kazakhstan, Maldives, dan Republik Korea. (Foto: KBRI Paris)
Di Grup IV yang merupakan kelompok negara-negara Asia Pasifik, Indonesia terpilih menjadi Anggota Dewan Biosfer Dunia bersama tiga negara lain; Kazakhstan, Maldives, dan Republik Korea. (Foto: KBRI Paris)

RM.id  Rakyat Merdeka - Indonesia akhirnya terpilih sebagai anggota International Coordination Council of Man and Biosphere (ICC-MAB) untuk periode 2019-2023, melalui proses voting.

Keputusan ini dicapai dalam pemilihan badan-badan subsider UNESCO di Markas UNESCO di Paris, Prancis, Kamis (22/11).

Ini berarti Indonesia akan meneruskan mandat yang sama, karena sebelumnya menjadi anggota ICC-MAB periode 2015-2019.

Berita Terkait : Utang Luar Negeri Indonesia Masih Aman Terkendali

Pada kelompok negara-negara Asia Pasifik, Indonesia terpilih bersama tiga negara lainnya. Yaitu Kazakhstan, Maldives, dan Republik Korea.

Terpilihnya Indonesia tak lepas dari kontribusi aktif yang diberikan selama menjadi anggota ICC-MAB. Di antaranya menjadi tuan rumah Sidang ke-30 di Palembang, Juli lalu.

Wakil Indonesia yang menjabat Ketua (Chairperson) ICC-MAB di Bidang Konservasi, Dr Enny Sudarmonowati juga diakui telah melakukan langkah-langkah nyata.

Berita Terkait : Srikandi Indonesia Budayakan Industri Tenun Lokal

“Kita aktif melakukan konservasi cagar biosfer dan meningkatkan upaya diplomasi, agar lebih banyak cagar alam yang bisa masuk dalam daftar ICC-MAB,” ujar Delegasi Tetap RI untuk UNESCO, Dubes Arrmanatha C. Nasir.

Dalam pertemuan di Paris, Indonesia kembali menegaskan komitmen untuk melanjutkan peran-peran strategis dalam periode mandat selanjutnya.

ICC-MAB adalah program UNESCO yang membahas inisiatif konservasi keanekaragaman hayati dan pengelolaan pengelolaan cagar biosfer yang efektif dan efisien, untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan.

Berita Terkait : Indonesia Imbang 1-1 Lawan Iran, Inilah 28 Pemain Timnas U-23

Terakhir, Indonesia berhasil menambahkan cagar-cagar biosfer baru dalam daftar UNESCO, yaitu Togean Tojo Una-Una (Sulteng), Samota (NTB), Berbak-Sembilang (Jambi-Sumsel), Betung Kerihun-Danau Sentarum (Kalbar), dan Rinjani Lombok (NTB).

Dengan penambahan tersebut, Indonesia memiliki 16 Taman Nasional, di antara lebih dari 700 cagar biosfer dunia, dalam daftar UNESCO biosphere reserves.

Selain terpilih sebagai anggota ICC-MAB, Indonesia juga kembali terpilih sebagai anggota Headquarters Committee untuk periode 2019-2023 bersama Bangladesh. [HES]