Dark/Light Mode

Baru Mulai Hitung Suara,Trump Tuduh Dicurangi Di Detroit Dan Philadelphia

Rabu, 6 November 2024 08:07 WIB
Calon Presiden Amerika Serikat Partai Republik  Donald Trump di Mosinee, Negara Bagian Wisconsin, Amerika Serikat, Sabtu (7/9/2024). (Foto AP/Alex Brandon)
Calon Presiden Amerika Serikat Partai Republik Donald Trump di Mosinee, Negara Bagian Wisconsin, Amerika Serikat, Sabtu (7/9/2024). (Foto AP/Alex Brandon)

RM.id  Rakyat Merdeka - Calon presiden (capres) Partai Republik Donald Trump tancap gas menuduh ada kecurangan dalam proses pemilihan di Detroit, Negara Bagian Michigan dan Philadelphia, Negara Bagian Pennsylvania, Selasa (5/11/2024). Padahal, Tempat Pemungutan Suara (TPS) baru saja ditutup dan penghitungan suara baru dimulai.

Tudingan tersebut disampaikan Trump di media sosial miliknya Truth Social, Selasa (5/11/2024) malam.  "Ada kecurangan besar-besaran di Philadelphia. Laporan serupa juga ada di Detroit," tulis Trump.

Baca juga : Maung Bandung Dilarang Remehkan Semen Padang

Dilansir Reuters, Presiden ke-45 AS itu menambahkan, kecurangan ini terjadi di area yang didominasi Partai Demokrat. Komisioner Kota Philadelphia Seth Bluestein, yang mengurusi pemilu, menampik tuduhan pebisnis real estate itu di akun X miliknya.

"Tidak ada kecurangan yang terjadi di wilayah kami. Ini adalah contoh misinformasi yang berbahaya. Pemilu di Philadelphia berlangsung aman dan lancar," cuit Bluestein menuding Trump menyebar berita tak benar.  

Baca juga : Hari ini 59 Tokoh Dipanggil Prabowo, Ini Daftar Namanya

Sejauh ini, Trump mendahului rivalnya dari Partai Demokrat Kamala Harris dalam penghitungan suara sementara. Dari hasil hitung suara di Kentucky, West Virginia, dan Indiana, Trump unggul dan sudah mengumpulkan 23 suara elektoral.

Sementara, Harris baru mengumpulkan 3 suara elektoral. Pemenang pilpres harus mengumpulkan 270 suara elektoral. Sejauh ini, jumlah suara nasional yang sudah dihitung baru 3 persen. Hasil ini kemungkinan besar bakal berubah.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.