Dark/Light Mode

Boyong 190 Perusahaan, Teken Perjanjian ICA-CEPA

Kanada Dan RI Gaspol Kerja Sama Ekonomi

Selasa, 3 Desember 2024 06:20 WIB
Menteri Perdagangan Internasional Kanada Mary Ng (kanan) dan Mendag Indonesia Budi Santoso (tengah) usai menandatangani Pernyataan Bersama Penyelesaian Indonesia-Canada Comprehensive Economic Partnership Agreement di Hotel Mulia, Jakarta, Senin (2/12/2024). Foto: LARASATI DYAH UTAMI/RAKYAT MERDEKA
Menteri Perdagangan Internasional Kanada Mary Ng (kanan) dan Mendag Indonesia Budi Santoso (tengah) usai menandatangani Pernyataan Bersama Penyelesaian Indonesia-Canada Comprehensive Economic Partnership Agreement di Hotel Mulia, Jakarta, Senin (2/12/2024). Foto: LARASATI DYAH UTAMI/RAKYAT MERDEKA

 Sebelumnya 
“Saya melihat potensi besar untuk Indonesia dan Kanada menjadi rekan perdagangan dan investasi menuju keberlanjutan dan inovasi. Bersama-sama kita memimpin jalan untuk mem­bangun resiliensi ekonomi Indo- Pasifik,” kata Budi.

Sebagai informasi, Indonesia menjadi mitra dagang terbe­sar ke-22 Kanada dari seluruh dunia atau ketiga terbesar di antara negara-negara ASEAN pada 2023.

Baca juga : 1 Orang Ditetapkan Tersangka, 8 Dicekal

Nilai perdagangan dua arah antara Kanada dan Indone­sia mencapai 5,1 miliar dolar Kanada pada 2023.

Mary Ng menambahkan, se­lesainya perjanjian ICA-CEPA menandakan waktu yang tepat bagi pelaku usaha dan investor, baik dari Indonesia maupun Kanada, untuk saling menjajaki pasar di negara mitra.

Baca juga : Citra Kirana, Lari Marathon Untuk Rayakan Pernikahan

Setelah dari Indonesia, Mary Ng dan rombongan akan bertolak ke Filipina. Dia mengaku sangat senang memimpin Misi Perdagangan Tim Kanada ini. Menurut­nya, pasar Filipina dan Indonesia paling dinamis di Asia Tenggara.

Dia menuturkan, menciptakan peluang pertumbuhan untuk bisnis Kanada di kawasan ini menjadi sangat penting di saat negaranya berusaha mendiver­sifikasi hubungan ekonomi dan keamanannya di luar Amerika Utara dan Eropa.

Baca juga : Inilah 4 Program Prioritas Prabowo

“Hubungan yang kuat dan berkembang antara Kanada dengan Kawasan Indo-Pasifik akan membawa manfaat untuk ekono­mi kami. Utamanya menciptakan lapangan pekerjaan untuk kalangan menengah rakyat di seluruh Kanada,” pungkasnya. LDU

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 14, edisi Selasa, 3 Desember 2024 dengan judul "Boyong 190 Perusahaan, Teken Perjanjian ICA-CEPA, Kanada Dan RI Gaspol Kerja Sama Ekonomi"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.