Dark/Light Mode

Pelihara 1.000 Laba-Laba Demi Kesehatan Mental

Sabtu, 25 Januari 2025 07:35 WIB
Aaron Phoenix dan salah satu laba-laba peliharaannya. Foto: THE NEW YORK POST
Aaron Phoenix dan salah satu laba-laba peliharaannya. Foto: THE NEW YORK POST

RM.id  Rakyat Merdeka - Memelihara hewan untuk kesehatan mental sangat direkomendasikan. Tapi pria bernama Aaron Phoenix, memilih hewan yang tidak biasa untuk dipelihara.

Pria asal Inggris itu sudah memelihara lebih dari 1.000 laba-laba saat ini. Ide untuk memelihara laba-laba, ia peroleh sejak tahun 2021. Saat itu, ia didiagnosis mengidap bipolar.

“Sekarang jumlahnya lebih dari 1.000. Kedengarannya banyak, tetapi di dunia laba-laba, jumlah itu tidak banyak. Karena mereka bisa menghasilkan lebih dari 20 bayi laba-laba hingga beberapa ribu,” kata pria 37 tahun itu, dilansir The New York Post.

Phoenix adalah seorang spesialis pemindahan rumah dari Yate, South Gloucestershire, Inggris. Koleksi hewan berkaki delapan itu, ia ditempatkan di sebuah ruangan yang disebutnya sebagai ‘gua tarantula’ yang terpisah dari rumahnya.

Baca juga : IHCBA Beri Penghargaan 25 Perusahaan yang Komit Kembangkan SDM

Laba-laba terbesar yang dia miliki berukuran sebesar piring makan. Phoenix percaya bahwa ia dilahirkan untuk menyelamatkan laba-laba.

Inspirasi memelihara laba-laba datang dari tarantula peliharaan yang dimilikinya saat remaja. Tetapi saat itu, dia harus melepaskan hewan kesayangannya itu.

Kini, koleksinya dengan cepat bertambah. Selain menyelamatkan laba-laba, dia menjual hewan-hewan tersebut kepada kolektor dan pecinta laba-laba lainnya.

Keunikan Phoenix ini mulai dikenal di wilayah Inggris Raya karena ada salah satu surat kabar yang memberitakannya. Setelah viral, ia sering diundang untuk membantu orang-orang yang phobia dengan hewan bermata delapan itu.

Baca juga : Perayaan Natal Gerindra: Momentum Doa Demi Keberhasilan Pemerintahan Prabowo

Phoenix mengatakan, membantu orang mengatasi ketakutan terhadap laba-laba menjadi penghargaan baginya.

“Banyak orang mengirim pesan kepada saya yang menunjukkan minat pada berbagai warna dan spesies. Dan banyak orang meminta saya untuk membantu mereka mengatasi ketakutan,” kata Phoenix.

Phoenix juga sering diundang hadir ke pesta ulang tahun anak-anak untuk menunjukkan koleksinya. Uang yang dikumpulkan dari atraksinya di pesta anak-anak, digunakan Phonix untuk membangun dan menjalankan fasilitas pembiakannya.

Phoenix mengatakan, laba-laba tidak membutuhkan banyak kandang, tidak seperti ular. Namun, ia memastikan sangat berhati-hati saat memberi makan hewan-hewannya, untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

Baca juga : Gelar Munas, Aspaki Dukung Kemajuan Industri Alat Kesehatan Dan Farmasi

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 14, edisi Sabtu, 25 Januari 2025 dengan judul "Pelihara 1.000 Laba-Laba Demi Kesehatan Mental"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.