Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Soal Rudal Salah Sasaran, Yang Jatuhkan Pesawat Ukraina
Komandan Pasukan Udara Garda Revolusi Iran: Rasanya, Saya Mau Mati
Sabtu, 11 Januari 2020 19:21 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Komandan Garda Revolusi Iran menegaskan, pihaknya bertanggung jawab penuh atas musibah salah tembak rudal, yang menyebabkan jatuhnya pesawat Ukraina pada Rabu (8/1).
Sekadar latar, kecelakaan pesawat tersebut menewaskan 167 penumpang dan 9 kru. Mayoritas adalah warga negara Iran, dengan jumlah korban 82 jiwa.
Baca juga : Rudalnya Dituding Jatuhkan Pesawat Ukraina, Iran Terpojok
"Setelah saya mempelajari jatuhnya pesawat yang menewaskan 176 orang itu, rasanya saya ingin mati," ungkap Komandan Pasukan Udara Garda Revolusi Iran, Jenderal Amir Ali Hajizadeh, melalui siaran TV pemerintah Iran, Sabtu (11/1).
"Pesawat Ukraina itu ditembak jatuh oleh rudal jarak pendek. Ada kegagalan dalam komunikasi. Ini adalah operasi pertama yang keliru mengidentifikasi pesawat, sebagai rudal yang masuk. Kami gagal mendapatkan second opinion karena ada gangguan. Kami hanya punya waktu 10 detik, untuk mengambil keputusan," sambungnya, seperti dilansir The Straits Times, Sabtu (11/1).
Baca juga : Garuda Samain Tarif Pesawat Dengan Ojol, Garda: Analisis Tak Masuk Akal
Angkatan bersenjata Iran mengatakan, mereka mengira pesawat Ukraine International Airlines tujuan Toronto, Kanada via Kyiv itu sebagai rudal jelajah. Terlebih, belum lama ini, Iran melancarkan di dua pangkalan militer di Irak, yang menampung pasukan AS.
Serangan itu merupakan balasan atas pembunuhan komandan militer Iran, Jenderal Qassem Soleimani, dalam serangan udara Amerika di Baghdad, pekan lalu. [HES]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya