Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Garda Nasional Dikirim, Kerusuhan Di LA Kian Mencekam
Gubernur Dari Demokrat Rame-rame Kecam Trump
Selasa, 10 Juni 2025 04:05 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kerusuhan berkepanjangan di Los Angeles (LA), California, Amerika Serikat (AS) akibat penertiban imigran, meningkatkan tensi politik. Gubernur asal Partai Demokrat rame-rame memprotes kebijakan Presiden Donald Trump yang menerjunkan pasukan militer untuk meredam kerusuhan tersebut.
Langkah Donald Trump mengerahkan tentara Garda Nasional AS ke LA, meningkatkan ketegangan, pada Minggu (8/6/2025) siang waktu setempat. Ribuan orang turun ke jalan memprotes kebijakan Trump tersebut.
Baca juga : Wow, Trump Dilawan Gubernur California
Pasalnya, pengamanan demonstran dinilai bukan kewenangan Pemerintah Federal, tapi kewenangan negara bagian California. Keputusan Trump menurunkan pasukan Garda Nasional tanpa persetujuan Gubernur California Gavin Newsom.
Trump mengambil tindakan itu untuk meredam kerusuhan di LA akibat para demonstran yang marah atas tindakan para petugas Imigrasi yang menangkap puluhan orang, yang diklaim sebagai imigran ilegal atau anggota geng kriminal.
Baca juga : Usai Ditangkap, Tersangka Penyuap Gubernur Malut Ditahan KPK
Massa yang marah memblokir jalan bebas hambatan utama dan membakar kendaraan. Sementara aparat penegak hukum kompak menembakkan gas air mata, peluru karet, dan granat kejut untuk mengendalikan kerumunan.
Beberapa polisi dengan seragam anti huru-hara berpatroli di jalan dengan menunggang kuda. Mereka bergabung dengan pasukan Garda Nasional untuk melindungi fasilitas-fasilitas federal, termasuk pusat penahanan tempat sejumlah imigran yang diamankan dalam beberapa hari terakhir.
Baca juga : Menkeu Dan Gubernur Bank Sentral Se-ASEAN+3 Sepakat Perkuat Kerja Sama
“Semua menjadi kacau sampai Trump memutuskan kebijakan tanpa mengabarkan kami,” keluh Newsom di akun X pribadinya dikutip Channel News Asia, Senin (9/6/2025).
Bentrokan kini makin sering diwarnai dengan aksi pukul dan dorong. Polisi pun akhirnya melemparkan granat kejut dan gas air mata ke arah kerumunan.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya