Dark/Light Mode

Garda Nasional Dikirim, Kerusuhan Di LA Kian Mencekam

Gubernur Dari Demokrat Rame-rame Kecam Trump

Selasa, 10 Juni 2025 04:05 WIB
SALING DORONG: Para pendemo dan pasukan Garda Nasional bentrok di depan gedung Pusat Detensi Metropolitan Los Angeles, California, Amerika Serikat, Minggu siang (9/6/2025). (Jason Armond/Los Angeles Times)
SALING DORONG: Para pendemo dan pasukan Garda Nasional bentrok di depan gedung Pusat Detensi Metropolitan Los Angeles, California, Amerika Serikat, Minggu siang (9/6/2025). (Jason Armond/Los Angeles Times)

 Sebelumnya 
Keputusan Trump menurunkan 2.000 pasukan Garda Nasional tanpa persetujuan pemimpin negara bagian adalah yang pertama sejak 1965.

Kerusuhan akibat penangkapan paksa imigran tanpa dokumen lengkap di tempat-tempat kerja mereka pada Jumat (6/6/2025), menimbulkan bentrokan selama 3 hari.

Baca juga : Wow, Trump Dilawan Gubernur California

Menanggapi kekacauan ini, 22 gubernur dari Partai Demokrat memberikan pernyataan bersama. Para gubernur ini mengecam keputusan Trump yang tidak menghormati kepemimpinan Gubernur Newsom.

“Langkah Presiden Trump mengerahkan Garda Nasional tanpa berkonsultasi atau bekerja sama dengan gubernur negara bagian adalah tindakan berbahaya,” tegas pernyataan bersama itu.

Baca juga : Usai Ditangkap, Tersangka Penyuap Gubernur Malut Ditahan KPK

Pernyataan tersebut juga mengecam ancaman untuk mengirim Marinir ke wilayah tersebut, yang menurut Menteri Pertahanan Pete Hegseth adalah suatu kemungkinan yang akan dijalankan pemerintah pusat.

Sebanyak 22 gubernur Demokrat mendukung keinginan Gubernur Newsom yang ingin melakukan pendekatan diplomatis dengan para demonstran.

Baca juga : Menkeu Dan Gubernur Bank Sentral Se-ASEAN+3 Sepakat Perkuat Kerja Sama

“Apa yang kita saksikan di Los Angeles adalah kekacauan yang diprovokasi oleh Pemerintah pusat,” ujar Wali Kota Los Angeles Karen Bass dalam konferensi pers dikutip AP, Senin (9/6/2025).
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.