Dark/Light Mode

Banjir Bandang Di Texas Tewaskan 82 Orang , Trump Jadi Bulan-bulanan

Selasa, 8 Juli 2025 04:05 WIB
MOBIL TERBALIK: Petugas sedang berupaya mengeluarkan kendaraan yang terseret banjir bandang di Kerrville, Texas, Amerika Serikat, 6 Juli 2025. (Foto Reuters/Sergio Flore)
MOBIL TERBALIK: Petugas sedang berupaya mengeluarkan kendaraan yang terseret banjir bandang di Kerrville, Texas, Amerika Serikat, 6 Juli 2025. (Foto Reuters/Sergio Flore)

 Sebelumnya 
Salah satu titik yang terdampak paling parah adalah Camp Mystic, sebuah perkemahan musim panas Kristen khusus anak perempuan yang telah berdiri hampir satu abad. Bencana itu terjadi sangat cepat.

Menurut Sheriff Larry Leitha dari Kerr County, sejumlah anak dan satu konselor masih belum ditemukan. Kepala Badan Manajemen Darurat Texas Nim Kidd mengatakan, lebih dari 850 orang telah berhasil dievakuasi, termasuk yang terjebak di atap rumah dan di atas pohon.

Baca juga : Korban Tewas Banjir Texas AS Kini 78 Orang, 41 Hilang

Helikopter dan pesawat milik Penjaga Pantai AS turut dikerahkan dalam misi pencarian dan penyelamatan. Banjir diakibatkan oleh meluapnya Sungai Guadalupe setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut selama berjam-jam.

Katharine Somerville, seorang konselor di kamp tersebut, menggambarkan situasi mencekam saat banjir datang tengah malam. Kabin tempat mereka berlindung rusak, listrik padam dan anakanak panik. Beruntung, mereka dievakuasi dengan truk militer ke tempat yang lebih aman.

Baca juga : Banjir Texas Renggut 24 Nyawa, Trump: Ini Mengerikan

“Kami bahkan tidak pernah membayangkan hal seperti ini bisa terjadi,” katanya.

Sehari pasca-banjir, lokasi perkemahan berubah menjadi zona bencana. Lumpur terlihat mengering di dinding, menandakan air sempat naik hingga hampir dua meter. Tempat tidur terbalik, jendela pecah dan beberapa bangunan bahkan kehilangan dinding.

Baca juga : Bung Karno Dikenang Dunia, Namanya Diabadikan di Jalan-Jalan Protokol

Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintahan Trump memangkas sekitar 600 posisi di NWS sebagai bagian dari kebijakan efisiensi. Hal ini, menurut para ahli, berdampak langsung terhadap kapasitas lembaga tersebut dalam memantau dan memprediksi cuaca ekstrem secara akurat.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.