Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Sebelumnya
Tim kesehatan memastikan, kondisi fisik seluruh jemaah tetap terpantau, terutama bagi mereka yang membutuhkan perhatian khusus selama menjalani ibadah.
“Kami rutin melakukan visitasi ke kamar-kamar setiap pagi, terutama kepada jemaah yang memerlukan perhatian khusus. Minimal menyapa, menanyakan kondisi tidur, makan, dan kesehatan mereka. Alhamdulillah selama di Madinah kondisinya aman,” ujar perawat kloter, Suheli.
Lili menambahkan, pembimbing ibadah dan tim kesehatan terus memberikan edukasi serta pendampingan tanpa membedakan status jemaah. Menurut dia, pembinaan ibadah dilakukan secara menyeluruh agar seluruh jemaah dapat menjalankan rangkaian ibadah haji dengan nyaman dan tertib.
Baca juga : Marc Klok: Persib Siap Tempur Demi Raih Poin Penentu Juara
“Kami rutin melakukan pembinaan. Bu Eli, Dokter Olga, dan Pak Haji Nurholis juga terus memberikan edukasi kepada seluruh jemaah tanpa membedakan apakah mereka mandiri atau tergabung dalam kelompok tertentu,” katanya.
Sejak awal penyelenggaraan haji tahun ini, Kementerian Haji RI memang berkomitmen memastikan jemaah mandiri tetap memperoleh hak pelayanan yang sama dengan jemaah lainnya.
Sekretaris Direktorat Jenderal Pelayanan Haji, Abdul Haris, sebelumnya menegaskan bahwa tidak ada perbedaan pelayanan antara jemaah yang tergabung dalam KBIHU maupun jemaah mandiri.
Baca juga : Kemenhut Dan ITTO Perkuat Kerja Sama Jaga Hutan Tetap Lestari
Sementara itu, Kepala Bidang Perlindungan Jemaah (Linjam) PPIH Arab Saudi, Kolonel (Purn) Muftiono, mengatakan Pemerintah telah menyiapkan tenaga operasional tambahan guna memperkuat layanan bagi seluruh jemaah Indonesia di Arab Saudi.
Menurut dia, seluruh petugas sektor hingga layanan pendukung lainnya telah diarahkan bekerja maksimal demi memastikan kenyamanan dan keselamatan jemaah selama berada di Tanah Suci.
“Pemerintah menyiapkan tenaga operasional yang bekerja all out. Bahkan setiap hari petugas wajib menggunakan seragam sebagai bentuk kedisiplinan dan identitas pelayanan,” ujar Muftiono.
Baca juga : Betawi Masa Depan Dan Masa Depan Betawi
Dengan penguatan layanan tersebut, Pemerintah berharap seluruh jemaah Indonesia, baik yang tergabung dalam KBIHU maupun jemaah mandiri, dapat menjalankan ibadah haji dengan aman, nyaman, dan khusyuk. (*)
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya